apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

Misteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama Tutup

Uria Anyi ApuiPublished 28 Jul 2026 - 09.25 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Misteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama Tutup
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Klinik kecantikan Mordent di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sudah lebih dari setahun tidak beroperasi dan tampak sepi. Namun, keheningan bangunan di Jalan Kramat Pela, RT 11 RW 11 Kelurahan Pulo tersebut mendadak pecah setelah sesosok pria bernama Sutrimo ditemukan tergeletak tak bernyawa di halamannya. Kematian yang terjadi pada Kamis, 23 Juni lalu ini kini menyisakan tanda tanya besar bagi aparat penegak hukum yang berkejaran dengan waktu untuk mengungkap tabir di balik peristiwa tragis tersebut.

Penyelidikan yang dipimpin oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan menghadapi tantangan berat sejak awal. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengakui bahwa tempat kejadian perkara (TKP) sudah dalam kondisi rusak karena telah dilalui oleh banyak orang sebelum kepolisian sempat mengamankan area. Meski demikian, aparat tidak menyerah dan kembali menggelar olah TKP lanjutan guna mengumpulkan sisa-sisa petunjuk yang mungkin masih tercecer di sekitar klinik kecantikan tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Upaya mendalam terlihat saat personel Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mendatangi lokasi pada Senin, 27 Juli siang sekitar pukul 13.10 WIB. Dengan perlengkapan lengkap, masker, dan sarung tangan, tim ahli forensik memeriksa area klinik selama kurang lebih satu jam. Dari hasil penyisiran yang selesai pada pukul 14.13 WIB tersebut, petugas membawa tiga bungkusan cokelat yang diduga berisi barang bukti krusial untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium. Kasubnit Resmob Polres Jaksel, Ipda Robby Pasha, mengonfirmasi pengamanan barang bukti tersebut namun belum merinci isi dari bungkusan yang dibawa petugas.

Also Read

KemenHAM Jakarta Minta Publik Redam Isu SARA Terkait Bentrokan di Menteng

KemenHAM Jakarta Minta Publik Redam Isu SARA Terkait Bentrokan di Menteng

Di tengah proses penyelidikan, spekulasi liar mulai beredar di media sosial, termasuk kabar bahwa korban ditemukan dengan kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa. Selain itu, beredar pula narasi yang menyebutkan bahwa Sutrimo merupakan Kepala Rumah Tangga dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Menanggapi isu ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa kepolisian masih mendalami kebenaran informasi tersebut serta terus memverifikasi identitas asli korban, riwayat pemesanan ambulans, dan memeriksa rekam medisnya.

Kesaksian di lapangan memberikan gambaran situasi saat korban pertama kali ditemukan. Deni, seorang juru parkir berusia 45 tahun yang kerap beraktivitas di sekitar klinik, mengaku sempat melihat korban dalam posisi telentang dari kejauhan sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans. Ia juga melihat beberapa orang asing yang bukan warga setempat berkerumun di sekitar tubuh korban. Deni menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal korban dan belum pernah melihatnya beraktivitas di sekitar lokasi tersebut sebelumnya. Pihak rumah sakit sendiri menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia saat tiba di fasilitas medis.

Also Read

Kapolres Tangsel Tegaskan Kasat Narkoba Hanya Menjadi Saksi Kasus Etomidate

Kapolres Tangsel Tegaskan Kasat Narkoba Hanya Menjadi Saksi Kasus Etomidate

Kini, polisi fokus menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, pengemudi ambulans, hingga staf rumah sakit. Demi transparansi, Polda Metro Jaya membuka pintu selebar-lebarnya bagi keluarga Sutrimo untuk membuat laporan resmi jika mencurigai adanya kejanggalan dalam kematian ini. Kepolisian berkomitmen untuk meneliti setiap detail informasi, sekecil apa pun, guna memastikan apakah kematian Sutrimo terjadi secara wajar atau melibatkan tindak pidana.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

penyelidikan polisiPolda Metro Jayakematian misteriuskebayoran baruklinik mordent

Berita Terbaru Lainnya

KemenHAM Jakarta Minta Publik Redam Isu SARA Terkait Bentrokan di MentengKapolres Tangsel Tegaskan Kasat Narkoba Hanya Menjadi Saksi Kasus EtomidateKhofifah Ajak Masyarakat Jadikan Kelestarian Sungai Investasi Masa DepanPolda Metro Jaya Bongkar Sindikat Propaganda Digital Beromzet Ratusan Juta RupiahPolda Metro Jaya Pastikan Kabar Penembakan Ajudan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Adalah HoaksPolisi Buru Pemesan Utama Sindikat Buzzer Pembuat HoaksTragedi Main Hakim Sendiri Jadi Alarm Runtuhnya Kepercayaan Publik pada Penegak HukumMarc Klok Sebut Indonesia Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang Kamboja

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap