Sebuah klinik kecantikan yang telah mati suri selama setengah dekade mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah ditemukannya jasad seorang pria bernama Sutrimo. Pria yang diduga kuat merupakan Kepala Rumah Tangga dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, ditemukan tergeletak tak bernyawa di pelataran Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penemuan ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama karena klinik di Jalan Kramat Pela tersebut diketahui telah terbengkalai dan terkunci rapat sejak masa pandemi COVID-19 melanda.
Kesaksian dari warga sekitar memperkuat kesan misterius dari peristiwa ini. Deni, seorang juru parkir setempat, mengaku melihat tubuh Sutrimo dalam posisi telentang dan sudah ditutupi seprei di halaman dalam klinik yang berpagar. Deni juga mencatat adanya keanehan berupa busa yang keluar dari area wajah korban, meskipun ia tidak dapat memastikan apakah busa tersebut berasal dari hidung atau mulut karena melihatnya dari kejauhan. Selain itu, orang-orang yang mengevakuasi korban diyakini bukan merupakan warga sekitar yang biasa ia kenal. Korban sempat dilarikan ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan telah meninggal dunia setibanya di sana.








