Misteri Keberadaan Atlet Golf Jesslyn Wijaya yang Terdeteksi Terbang ke Thailand

Domu TobingPublished 27 Jul 2026 - 08.060 Reads
Bagikan WhatsAppX
Misteri Keberadaan Atlet Golf Jesslyn Wijaya yang Terdeteksi Terbang ke Thailand
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Misteri hilangnya atlet golf putri nasional, Jesslyn Wijaya Lay, kini memasuki babak baru yang membingungkan. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat hingga kini masih kesulitan menghubungi sang atlet lantaran nomor ponselnya sama sekali tidak aktif. Kabar penculikan yang sempat mencuat kini bertransformasi menjadi tanda tanya besar setelah penyelidikan mengungkap bahwa Jesslyn justru terdeteksi melakukan perjalanan udara ke luar negeri bersama keluarganya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa upaya komunikasi dengan Jesslyn belum membuahkan hasil. Meskipun laporan dugaan penculikan yang diajukan sebelumnya telah dicabut, pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan keselamatan sang atlet. Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa Jesslyn telah terbang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand. Perjalanan tersebut kabarnya dilakukan bersama ibu kandung dan bibinya.

Di balik drama kepergian ini, ada sosok Evan, pria berusia 37 tahun yang merupakan calon suami Jesslyn. Rencana pernikahan mereka yang sudah di depan mata kini terombang-ambing oleh ketidakpastian. Menurut kuasa hukum Evan, Andi Darti, Jesslyn sebenarnya sudah tidak tinggal bersama orang tuanya selama sepuluh bulan terakhir dan memilih menetap di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Evan sendiri merasa sangsi dengan narasi penculikan murni, mengingat dinamika hubungan keluarga yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Also Read

Komnas HAM Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali

Kerumitan ini bermula pada Senin malam, 13 Juli 2026. Hari itu, Jesslyn menghadiri pesta ulang tahun neneknya di sebuah restoran setelah sempat ragu untuk datang. Evan yang mengantarkan Jesslyn bahkan sempat menemaninya membeli kue ulang tahun sebelum melepas sang kekasih ke lokasi acara. Evan memilih menunggu di sekitar restoran. Komunikasi terakhir di antara keduanya terjadi sekitar pukul tujuh malam, namun menjelang setengah sepuluh malam, ponsel Jesslyn mendadak tidak dapat dihubungi, memicu kepanikan sang calon suami.

Ketika Evan mendatangi restoran untuk mencari kejelasan, ia mendapati kue ulang tahun yang dibeli Jesslyn masih tertinggal di sana. Informasi dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara, termasuk juru parkir dan kerabat, menggambarkan situasi yang mencekam. Jesslyn dikabarkan dibawa paksa oleh orang tidak dikenal dengan kondisi mata tertutup dan mulut dibekap. Meski sempat berontak dan mencoba meloloskan diri dari mobil, ia kembali didorong masuk ke dalam kendaraan yang kemudian melaju pergi.

Also Read

Polisi Panggil Selebgram dan Penyelenggara Konvoi Motor yang Bikin Macet Bundaran HI

Upaya pencarian mandiri segera dilakukan oleh Evan. Ia mencoba melacak sinyal ponsel Jesslyn dengan bantuan rekannya. Berdasarkan pelacakan tersebut, sinyal terakhir ponsel Jesslyn justru terdeteksi memancar dari rumah orang tuanya yang berlokasi di kawasan Puri Jimbaran, Ancol. Kecurigaan semakin menguat ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di restoran, namun tidak menemukan bukti visual karena kamera pengawas (CCTV) di lokasi tersebut dilaporkan rusak. Kini, polisi masih menunggu kehadiran pihak keluarga untuk memberikan klarifikasi resmi guna mengurai benang kusut kasus ini.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca