apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Meredam Gejolak Harga, Kementan Kawal Keseimbangan Benih Unggul dan Kepentingan Petani

Andi TobanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 04.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Meredam Gejolak Harga, Kementan Kawal Keseimbangan Benih Unggul dan Kepentingan Petani
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Di balik cita-cita swasembada pangan, terselip bisik-bisik dari kalangan produsen benih yang mulai terusik oleh persoalan harga. Suara dari industri benih perlahan mengerucut pada satu keluhan: biaya produksi yang merangkak naik menekan margin, sementara ekspektasi harga jual di lapangan terasa semakin tidak ramah. Di tengah riak itu, Kementerian Pertanian tak tinggal diam. Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Ladiyani Retno Widowati, tampil untuk memastikan bahwa pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak.

Dalam sebuah bincang-bincang di program Squawk Box CNBC Indonesia bersama Andi Shalini, Ladiyani mengakui adanya perlintasan kepentingan antara pelaku usaha benih dan petani selaku pengguna. Ia menegaskan bahwa Kementan kini semakin merapatkan koordinasi dengan industri untuk mendudukkan secara jernih struktur biaya produksi benih. Tujuannya bukan mencari siapa yang salah, melainkan menemukan titik temu agar harga benih varietas unggul tidak membebani petani, namun tetap memberi ruang hidup yang wajar bagi produsen. Dialog terbuka ini menjadi pondasi awal untuk membenahi ekosistem perbenihan nasional dari hulu.

Langkah tersebut bukan satu-satunya yang ditempuh. Ladiyani memaparkan bahwa pemerintah tengah menggencarkan edukasi ke tingkat petani dan membuka lebar akses terhadap benih bersertifikat. Petani tidak lagi dibiarkan bergerak dalam lingkaran informasi yang sempit. Berbagai saluran disiapkan, mulai dari penyuluhan langsung hingga platform digital yang memudahkan pengecekan ketersediaan benih berkualitas. Edukasi ini menyasar pemahaman bahwa benih unggul bersertifikat bukanlah biaya tambahan, melainkan investasi awal yang menentukan produktivitas lahan.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Di saat yang sama, riset dan pengembangan varietas baru terus dipacu. Kementan ingin memastikan bahwa Indonesia tidak bergantung pada segelintir jenis benih saja. Kekayaan plasma nutfah lokal dikembangkan bersama lembaga penelitian agar lahir varietas yang adaptif terhadap perubahan iklim, tahan hama, dan memiliki produktivitas tinggi. Inovasi ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga di pasaran karena pilihan benih semakin beragam. Dengan demikian, petani memiliki kartu lebih banyak saat memilih benih yang sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca di wilayahnya.

Di luar urusan harga dan varietas, satu pilar yang tak kalah penting mulai dikokohkan: Cadangan Benih Nasional (CBN). Ladiyani menyampaikan bahwa penguatan CBN dijalankan sebagai benteng terakhir ketika terjadi gagal panen masif atau bencana yang mengganggu pasokan benih. Stok benih yang tersimpan dengan standar mutu tinggi ini dirotasi secara berkala agar tetap segar dan siap salur. Upaya tersebut bukan hanya melindungi petani dari kelangkaan, tetapi juga memberi kepastian bahwa produksi pangan nasional tidak akan terhenti hanya karena ketiadaan benih.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Semua strategi itu berjalan dalam satu irama: menjaga keseimbangan antara semangat bisnis industri benih dan misi penyediaan pangan yang terjangkau. Pemerintah, melalui Kementan, menempatkan diri sebagai penjaga gawang yang tak hanya menetapkan regulasi, namun juga mendengarkan denyut pasar. Dengan perpaduan riset, edukasi, dan cadangan strategis, geliat sektor perbenihan diharapkan mampu menjawab keluhan hari ini sambil menanam harapan panen esok. Kolaborasi yang tengah dijalin dengan para pelaku usaha diyakini akan menjadi kunci agar harga benih unggul tidak lagi menjadi ganjalan, melainkan jembatan menuju ketahanan pangan yang sesungguhnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

petanibenih unggulKementanharga benihindustri benihcadangan benih nasional

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap