apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Menkeu Purbaya Ungkap 490 Daerah Berpotensi Terima Tambahan Dana TKD

Agus CahyonoDiterbitkan 29 Jul 2026 - 11.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menkeu Purbaya Ungkap 490 Daerah Berpotensi Terima Tambahan Dana TKD
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pemerintah tengah mengkaji pemberian bantuan keuangan tambahan bagi ratusan pemerintah daerah di Indonesia yang mengalami kendala anggaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 490 daerah di seluruh penjuru tanah air yang memiliki potensi untuk mendapatkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menkeu dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, pada Selasa (28/7/2026). Langkah ini menjadi sinyal adanya perhatian dari pemerintah pusat terhadap kondisi keuangan di tingkat daerah.

Rencana pemberian tambahan dana TKD ini mencuat setelah adanya kebijakan pemotongan anggaran transfer sebelumnya yang berdampak cukup signifikan pada kondisi keuangan daerah. Kebijakan pemotongan TKD tersebut telah menekan kapasitas fiskal sejumlah pemerintah daerah, sehingga mereka menghadapi kesulitan dalam menjalankan roda pemerintahan. Salah satu dampak paling nyata yang dirasakan oleh pemerintah daerah akibat pemotongan anggaran ini adalah timbulnya kendala dalam membayar gaji para pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
PPPK
) di wilayah masing-masing.

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa kementeriannya terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi keuangan di setiap daerah pasca-diberlakukannya pemotongan dana transfer tersebut. Pihaknya secara aktif melakukan perhitungan untuk memetakan daerah mana saja yang berada dalam kondisi kritis. Menurut penuturannya, monitoring ini dilakukan guna mengetahui daerah yang kemungkinan besar tidak dapat bertahan secara fiskal atau kekurangan dana untuk memenuhi kewajiban mendasar, seperti pembayaran gaji pegawai serta pembiayaan aktivitas minimum pemerintahan daerah.

Baca Juga

BCA Catatkan Laba Rp29,5 Triliun di Semester I 2026, Penyaluran Kredit Tembus Rp1.036 Triliun

BCA Catatkan Laba Rp29,5 Triliun di Semester I 2026, Penyaluran Kredit Tembus Rp1.036 Triliun

Meskipun potensi tambahan dana ini telah diumumkan, realisasinya belum dapat dipastikan dalam waktu dekat. Menteri Keuangan menegaskan bahwa pencairan tambahan dana TKD ini masih harus menunggu arahan langsung dari Presiden. Keputusan akhir mengenai alokasi anggaran tambahan tersebut berada di tangan kepala negara, sehingga pemerintah daerah yang saat ini tengah mengalami kesulitan fiskal masih harus menunggu kebijakan resmi berikutnya sebelum dana bantuan tersebut dapat benar-benar disalurkan ke kas daerah.

Selain masalah kepastian waktu realisasi, masih terdapat sejumlah hal penting yang belum dirinci oleh pihak Kementerian Keuangan. Hingga saat ini, Purbaya belum memaparkan daftar spesifik mengenai daerah mana saja yang masuk ke dalam kategori paling mendesak atau prioritas utama untuk menerima tambahan dana TKD tersebut. Ketidakpastian ini membuat pemerintah daerah belum dapat memastikan apakah wilayah mereka akan menjadi penerima bantuan darurat ini atau tidak.

Baca Juga

Pemerintah Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon, Apa Untungnya?

Pemerintah Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon, Apa Untungnya?

Di samping itu, kejelasan mengenai beberapa persoalan keuangan daerah lainnya juga masih belum terungkap. Menkeu Purbaya belum memberikan informasi mengenai target waktu pencairan untuk Dana Bagi Hasil (DBH) yang penyalurannya sempat tertunda. Tidak hanya itu, nasib para pegawai PPPK juga masih diselimuti ketidakpastian. Pemerintah belum memberikan kepastian terkait dengan potensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kelanjutan dari masalah keterlambatan pembayaran gaji yang dihadapi akibat keterbatasan anggaran daerah.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Purbaya Yudhi SadewaPPPKKementerian KeuanganTKDKeuangan Daerah

Berita Terbaru Lainnya

BCA Catatkan Laba Rp29,5 Triliun di Semester I 2026, Penyaluran Kredit Tembus Rp1.036 TriliunPemerintah Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon, Apa Untungnya?Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Begini Respons PurbayaMengenang H. A Bakri bin HM Musa, Anggota DPR RI dan Tokoh PAN yang BerpulangMengapa Seorang Ibu di Lampung Melahirkan di Mobil? Ini Kronologi dan PenjelasannyaTawuran Maut di Cilincing, Pemuda Tewas dengan Tangan Terputus Usai Pesta MirasHeboh Usulan Perempuan Punya Empat Suami di Thailand, Mengapa Janji Kampanye Ini Menuai Kontroversi?Semua Barang Mahal! Tetangga RI Potong Pajak & Bantu Warga Belanja

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap