apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Menjembatani Celah Hilirisasi Mineral untuk Kemandirian Industri Nasional

Agus CahyonoDiterbitkan 27 Jul 2026 - 08.34 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menjembatani Celah Hilirisasi Mineral untuk Kemandirian Industri Nasional
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kekayaan alam yang melimpah kerap kali menidurkan suatu bangsa dalam zona nyaman. Indonesia, dengan cadangan nikel, tembaga, bauksit, hingga unsur tanah jarang yang melimpah, kini menghadapi kenyataan bahwa kekayaan tersebut belum sepenuhnya termanfaatkan secara optimal. Selama ini, gaung hilirisasi memang terdengar nyaring, namun hasil akhirnya baru menyentuh produk setengah jadi. Akibatnya, industri manufaktur dalam negeri masih harus bergantung pada impor komponen berteknologi tinggi untuk memenuhi kebutuhan produksi domestik.

Kesenjangan rantai pasok ini menjadi sorotan utama dalam forum Danantara's Advanced Materials Industry Dialogue: From Minerals to Manufacturing yang diselenggarakan oleh Danantara Indonesia baru-baru ini. Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa Indonesia masih memiliki lubang besar pada sektor industri antara (intermediate industry) dan material maju (advanced materials). Dua sektor ini merupakan jembatan krusial yang menghubungkan hasil tambang mentah dengan industri manufaktur strategis seperti otomotif, elektronik, hingga pertahanan.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi & Pertambangan (PUSHEP), Bisman Bhaktiar, menekankan bahwa nilai tambah terbesar dari komoditas tambang sebenarnya berada pada rantai paling ujung, yakni produk akhir. Saat ini, nikel baru diolah menjadi feronikel atau nikel sulfat, tembaga menjadi katoda tembaga, dan bauksit menjadi alumina. Indonesia belum mampu memproduksi material teknologi tinggi secara mandiri, seperti silicon wafer, magnet permanen NdFeB, serta baja khusus. Ketergantungan ini membuat industri strategis nasional rentan terhadap fluktuasi rantai pasok global.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Selain ketergantungan pada material dasar, Indonesia juga dihadapkan pada tantangan berat dalam memproduksi komponen aktif. Komponen penting seperti cip semikonduktor, sensor, modul komunikasi, hingga sistem manajemen baterai untuk kendaraan listrik masih harus didatangkan dari luar negeri. Tanpa adanya lompatan teknologi untuk memproduksi komponen-komponen presisi ini, cita-cita Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik dan kedirgantaraan global akan sulit terwujud secara mandiri.

Untuk mengatasi kebuntuan ini, pemerintah dituntut segera mengambil langkah konkret melalui kepastian hukum dan insentif. Menurut Bisman, para pelaku usaha di sektor material maju membutuhkan jaminan regulasi yang stabil serta insentif fiskal dan non-fiskal yang menarik untuk menekan risiko investasi yang tinggi. Kebijakan investasi juga harus dirancang agar mewajibkan adanya transfer teknologi secara nyata dari mitra asing, bukan sekadar penanaman modal mentah. Langkah ini harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Sebagai langkah awal untuk menjawab tantangan tersebut, kolaborasi strategis mulai dijalin oleh sejumlah badan usaha milik negara. Kerja sama antara MIND ID, PT LEN Industri, PT Krakatau Steel, dan PT Perminas diharapkan mampu mempercepat pengembangan teknologi material maju di dalam negeri. Melalui aliansi ini, pasokan mineral kritis akan dioptimalkan untuk mendukung industri strategis nasional, mulai dari proyek kendaraan listrik nasional hingga sektor pertahanan dan kedirgantaraan. Keberhasilan kolaborasi ini kini sangat bergantung pada seberapa cepat pemerintah merespons kebutuhan regulasi di lapangan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNhilirisasiInsentif Pajakmineral kritismanufaktur

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap