apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Kesehatan

Menimbang Mutu dan Kecepatan dalam Reformasi Pendidikan Dokter Spesialis

Uria Anyi ApuiPublished 27 Jul 2026 - 19.20 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Menimbang Mutu dan Kecepatan dalam Reformasi Pendidikan Dokter Spesialis
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Upaya pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia kini tengah menjadi sorotan tajam. Langkah Kementerian Kesehatan yang memperluas model pendidikan berbasis rumah sakit, atau Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU), memicu diskusi mendalam mengenai batas antara urgensi kuantitas dan jaminan kualitas. Di satu sisi, Indonesia memang mengalami darurat kekurangan tenaga medis, dengan estimasi kekurangan mencapai 92 ribu dokter menurut data Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan. Dua rumah sakit daerah di Jawa Timur, yaitu RSUD Dr. Soetomo di Surabaya dan RSUD Dr. Saiful Anwar di Malang, telah ditunjuk sebagai pelopor model baru ini. Namun, akselerasi ini memicu kekhawatiran terkait pengabaian standar mutu akademis demi mengejar target angka.

Secara regulasi, tata kelola pendidikan spesialis sebenarnya memiliki aturan main yang ketat. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menegaskan bahwa pendidikan profesi dan spesialis merupakan bagian integral dari sistem pendidikan tinggi nasional. Oleh karena itu, kewenangan pembukaan hingga penutupan program studi berada di bawah kementerian yang membidangi pendidikan tinggi. Meskipun Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberikan ruang lebih besar bagi Kementerian Kesehatan melalui RSPPU, aturan tersebut tidak serta-merta menghapus kewenangan akademis yang ada. Regulasi terbaru justru menekankan pentingnya kolaborasi erat antara rumah sakit pendidikan, perguruan tinggi, kementerian terkait, dan kolegium dokter.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Also Read

Fondasi Tak Terlihat di Balik Impian Indonesia Emas 2045

Fondasi Tak Terlihat di Balik Impian Indonesia Emas 2045

Tantangan terbesar dalam model pendidikan berbasis rumah sakit ini terletak pada kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur akademis. Menyelenggarakan pendidikan spesialis tidak cukup hanya dengan mengandalkan fasilitas rumah sakit yang memiliki banyak pasien. Hal yang jauh lebih krusial adalah ketersediaan dosen klinis yang memiliki kompetensi ganda: ahli dalam praktik medis sekaligus cakap dalam mendidik. Keahlian klinis seorang dokter spesialis tidak otomatis menjadikannya pendidik yang baik. Mengingat kesalahan dalam proses belajar kedokteran taruhannya adalah keselamatan pasien, keberadaan dosen klinis yang terdaftar resmi dan memenuhi standar akademik menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Selain masalah pengajar, status akreditasi program studi baru di RSPPU juga menjadi persoalan krusial. Akreditasi bukanlah sekadar formalitas di atas kertas, melainkan instrumen independen untuk menguji kelayakan sebuah program pendidikan. Rencana pembukaan puluhan RSPPU baru secara cepat perlu ditinjau kembali dengan sangat hati-hati. Faktanya, enam program percontohan yang sudah berjalan pun masih terseok-seok dalam memenuhi standar dosen, tata kelola, dan akreditasi. Memaksakan ekspansi besar-besaran tanpa evaluasi menyeluruh terhadap program yang sudah ada berisiko melahirkan masalah baru yang justru menurunkan kredibilitas lulusan dokter spesialis kita.

Also Read

Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Reformasi pendidikan kedokteran memang sangat mendesak, namun tidak boleh dilakukan dengan pendekatan kekuasaan atau tekanan birokrasi sepihak. Hubungan antara kementerian, universitas, rumah sakit, dan kolegium harus berjalan secara harmonis dan berbasis pada dialog ilmiah. Pada akhirnya, keberhasilan pembenahan sistem ini tidak diukur dari seberapa banyak program studi baru yang berhasil dibuka dalam waktu singkat. Indikator keberhasilan yang sesungguhnya adalah lahirnya dokter-dokter spesialis yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman bagi masyarakat. Kualitas pelayanan kesehatan publik tidak boleh dikorbankan demi pencapaian target kuantitatif semata.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

dokter spesialispendidikan kedokterankementerian kesehatanRSPPUmutu pelayanan

Berita Terbaru Lainnya

Toyota Mendominasi Saat Pasar Mobil Hybrid Indonesia Terus TumbuhPrakiraan Cuaca Hari Ini Menunjukkan Jakarta Berawan dan Surabaya CerahMUI Tegaskan Persatuan Umat Islam Tidak Mengharuskan Ormas MeleburPDIP Jawa Tengah Tanggapi Santai Rencana Kaesang Maju di Dapil Puan MaharaniChangan Siapkan 15 Model Baru untuk Garap Pasar Otomotif IndonesiaLangkah Nyata ANTAM Tekan Emisi Karbon Lewat Jalan Santai NirsampahLangkah Agresif Pertamina Hulu Energi Mengamankan Sembilan Blok Migas BaruHarga Daging Ayam dan Beras Menanjak Ketika Cabai Rawit Mulai Murah

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

Ekonomi

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

27 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari IniEkonomi 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap