Di tengah dinamika pasar keuangan global yang kerap berfluktuasi, instrumen investasi yang menawarkan kepastian dan keamanan tinggi kini semakin diburu oleh masyarakat. Pemerintah Indonesia menjawab kebutuhan tersebut dengan kembali merilis Surat Berharga Negara (SBN) ritel terbaru, yakni Obligasi Negara Ritel seri ORI030. Masa penawaran instrumen investasi berbasis negara ini resmi dibuka mulai tanggal 6 Juli hingga berakhir pada 30 Juli 2026. Kehadiran ORI030 menjadi angin segar bagi para investor domestik yang mendambakan imbal hasil stabil dengan risiko yang sangat terukur.
Salah satu daya tarik utama dari ORI030 terletak pada aspek keamanannya yang dijamin penuh oleh undang-undang. Pemerintah memastikan bahwa pembayaran kupon bulanan maupun pengembalian modal pokok saat jatuh tempo telah dialokasikan khusus dalam APBN setiap tahunnya. Keunggulan lain yang ditawarkan adalah skema kupon tetap (fixed rate) yang tidak akan terpengaruh oleh naik turunnya suku bunga pasar. Menariknya lagi, berbeda dengan beberapa jenis SBN ritel lainnya, ORI030 bersifat likuid karena dapat diperjualbelikan kembali di pasar sekunder setelah melewati masa kepemilikan minimum yang ditentukan. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi investor yang sewaktu-waktu membutuhkan dana darurat sebelum masa jatuh tempo berakhir.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Pemerintah membagi penawaran kali ini ke dalam dua pilihan jangka waktu yang dapat disesuaikan dengan tujuan finansial masing-masing investor. Pilihan pertama adalah ORI030T3 dengan masa tenor tiga tahun, menawarkan imbal hasil tetap sebesar 6,9 persen per tahun, dengan batas pemesanan mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 miliar. Pilihan kedua yang tidak kalah menarik adalah ORI030T6, yang juga dikategorikan sebagai SDG Bond Ritel. Varian dengan tenor enam tahun ini menawarkan kupon tetap sebesar 7 persen per tahun, dengan batas pemesanan mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 miliar, menjadikannya pilihan ideal untuk rencana keuangan jangka panjang.
Untuk menjangkau basis investor yang lebih luas di era digital, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempermudah proses kepemilikan ORI030 melalui aplikasi super apps mereka, BRImo. Melalui platform ini, masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor fisik untuk berinvestasi. Setelah memastikan akun BRImo aktif, pengguna cukup mengakses menu investasi dan memilih fitur SBN untuk menemukan penawaran ORI030T3 maupun ORI030T6. Syarat utamanya adalah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) serta melengkapi data diri untuk pembuatan Single Investor Identification (SID) dan Sub Rekening Efek (SRE) yang semuanya kini bisa diurus secara langsung di dalam aplikasi.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Bagi nasabah yang belum terbiasa dengan proses digital mandiri, BRI tetap menyediakan jalur konvensional yang ramah pengguna. Pendaftaran investor untuk mendapatkan SID, SRE, maupun User ID SBN dapat dibantu secara langsung oleh petugas di Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, serta Sentra Layanan BRI Prioritas terdekat. Setelah proses administrasi awal tersebut selesai, nasabah dapat dengan leluasa melakukan transaksi pembelian, baik melalui portal SBN Online BRI maupun lewat aplikasi BRImo. Dengan kemudahan akses dan kepastian imbal hasil bulanan, ORI030 hadir sebagai solusi cerdas untuk memperkuat portofolio keuangan keluarga Indonesia.






