apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Gaya Hidup

Menakar Tren Douyin Makeup dan Dominasi Algoritma dalam Mendefinisikan Kecantikan

Domu TobingPublished 27 Jul 2026 - 16.55 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Menakar Tren Douyin Makeup dan Dominasi Algoritma dalam Mendefinisikan Kecantikan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pernahkah Anda menyadari bahwa wajah-wajah yang berseliweran di linimasa TikTok kini terlihat semakin mirip? Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari popularitas global teknik riasan asal Tiongkok yang dikenal sebagai Douyin Makeup. Melalui video tutorial singkat berlabel "Get Ready With Me" (GRWM), jutaan pengguna media sosial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, mencoba mereplikasi tampilan kulit bercahaya, mata besar, hidung ramping, dan efek wajah yang tampak lebih muda serta lembut. Kehadiran tren ini mengubah cara orang merias diri sekaligus memicu diskusi mendalam tentang bagaimana media sosial membentuk persepsi kita terhadap kecantikan.

Douyin Makeup sendiri lahir dari platform Douyin, aplikasi saudara kembar TikTok yang beroperasi khusus di pasar Tiongkok. Berbeda dengan gaya riasan Barat yang cenderung tegas dan berani, estetika Douyin mengutamakan kelembutan visual. Ketika tren ini melintasi batas negara melalui algoritma For You Page (FYP), ia tidak sekadar membawa teknik kosmetik baru, tetapi juga membawa serta standar fisik tertentu yang dianggap ideal. Penelitian dari Zhang (2024) dan Lang et al. (2024) mengonfirmasi bahwa paparan konstan terhadap konten estetika serupa ini dapat memicu tekanan psikologis bagi perempuan muda, karena mereka cenderung membandingkan diri dengan citra digital yang sempurna di layar ponsel mereka.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Also Read

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia

Dari sudut pandang komunikasi dan media, fenomena penyeragaman visual ini erat kaitannya dengan konsep stereotip digital. Seperti yang diungkapkan oleh Baldwin dan rekan-rekannya (2023), ruang digital memiliki kekuatan besar untuk membentuk pemahaman masyarakat terhadap identitas dan simbol budaya melalui representasi yang berulang. Ketika algoritma TikTok terus menyodorkan wajah-wajah dengan karakteristik fisik yang seragam鈥攕eperti kulit cerah dan dagu berbentuk lancip鈥攕ecara tidak langsung media sosial sedang membangun definisi tunggal tentang apa yang disebut menarik. Standar kecantikan ini perlahan-lahan diterima sebagai norma baru, meskipun tidak mencerminkan keberagaman alami manusia.

Namun, arus globalisasi budaya ini tidak serta-merta melenyapkan identitas lokal. Di Indonesia, para kreator konten kecantikan memainkan peran penting sebagai jembatan budaya yang aktif. Merujuk pada pemikiran Jandt (2020) mengenai komunikasi antarbudaya, penerimaan terhadap budaya asing sering kali melibatkan proses negosiasi dan pemaknaan ulang. Banyak kreator lokal yang tidak meniru mentah-mentah gaya Douyin. Mereka memodifikasinya dengan menyesuaikan alas bedak agar cocok untuk kulit sawo matang, memilih warna perona pipi yang lebih hangat, dan menyederhanakan teknik riasan agar lebih praktis untuk aktivitas sehari-hari di iklim tropis.

Also Read

Menakar Kesiapan Industri Lokal Menyambut Motor Listrik Nasional

Menakar Kesiapan Industri Lokal Menyambut Motor Listrik Nasional

Adaptasi kreatif ini membuktikan bahwa audiens lokal bukanlah penerima pasif dari hegemoni algoritma. Sebagian kreator kecantikan di tanah air bahkan mulai berani menampilkan wajah asli tanpa filter, mengedukasi tentang tekstur kulit yang nyata, dan merayakan keberagaman warna kulit asli Indonesia. Upaya ini menjadi penyeimbang di tengah dominasi visual yang homogen di ruang digital. Menikmati tren seperti Douyin Makeup sebagai bentuk ekspresi seni tentu sah-sah saja, asalkan kita tetap memiliki literasi kritis untuk tidak menjadikan tren tersebut sebagai satu-satunya ukuran dalam menilai kecantikan diri sendiri maupun orang lain.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

TikTokdouyin makeupstandar kecantikankreator kontenkomunikasi antarbudaya

Berita Terbaru Lainnya

Indonesia Bersiap Menjadi Panggung Utama Berbagai Event Dunia pada 2026 dan 2027Tren Penurunan Harga BBM Non-Subsidi dan Angin Segar bagi Pengguna DieselHari Ini Batas Akhir Diskon Setengah Harga untuk Tambah Daya Listrik PLNPresiden Prabowo Subianto Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur Bank Indonesia Perry WarjiyoPenyebaran Flu Burung pada Sapi Perah di Amerika Serikat Memicu Kekhawatiran GlobalTransmart Pangkas Harga Sepeda dan Sepeda Listrik Besar-Besaran Hari IniBelajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIPPerry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

Ekonomi

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

27 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari IniEkonomi 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap