apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Memahami Program Akad Massal KPR Subsidi BNI untuk Hunian Layak

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 12.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Program Akad Massal KPR Subsidi BNI untuk Hunian Layak
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui berbagai program pembiayaan strategis. Salah satu langkah nyata dalam mendukung target tersebut terlihat dari pelaksanaan akad massal kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Kegiatan berskala besar ini memfasilitasi akad massal bagi 62.710 debitur KPR subsidi dengan menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perbankan dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah.

Prosesi penandatanganan akad massal serta penyerahan kunci rumah secara simbolis ini diselenggarakan di Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Acara penting ini dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran para pejabat tinggi negara, seperti Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor ini. Dari pihak BNI, Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal turut hadir menyaksikan langsung jalannya proses komitmen pembiayaan tersebut.

Mengingat jumlah debitur yang sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah, pelaksanaan akad massal ini dilakukan dengan metode hibrida demi kelancaran acara. Sebanyak 200 debitur hadir secara langsung di lokasi acara di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sementara 62.510 debitur lainnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring dari daerah masing-masing. Pembagian ini memungkinkan proses administrasi dan seremonial berjalan dengan efisien tanpa mengurangi esensi dari komitmen penyediaan rumah bagi masyarakat.

Baca Juga

Aturan Logam Tanah Jarang Sempat Tahan Ratusan Kapal Ekspor Mineral

Aturan Logam Tanah Jarang Sempat Tahan Ratusan Kapal Ekspor Mineral

Selain berfokus pada KPR subsidi skema FLPP, kegiatan ini juga mencakup pelaksanaan akad massal bagi 200 debitur Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Secara keseluruhan, program KUR Perumahan ini mencatatkan nilai akad yang sangat signifikan, yakni mencapai Rp880 miliar yang disalurkan kepada 7.100 debitur. Komposisi penerima manfaat KUR Perumahan ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu 6.873 debitur dari sisi permintaan (demand) dan 227 debitur dari sisi penyediaan (supply). Skema ini dirancang untuk mendukung ekosistem perumahan secara menyeluruh, baik dari sisi pembeli maupun penyedia hunian.

Dampak langsung dari program pembiayaan ini dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan hunian pertama mereka. Salah satu penerima manfaat yang hadir langsung dalam prosesi penyerahan kunci secara simbolis adalah Nilam Chya Ayu, seorang nasabah BNI yang sehari-hari bekerja di sebuah pabrik sepatu di Batang. Keberhasilan program ini juga tergambar dalam dialog daring yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan Terry Alfrits Wagiu, seorang jurnalis sekaligus nasabah BNI yang berdomisili di Tomohon. Terry membagikan kisahnya mengenai perjuangan mendapatkan rumah pertama setelah menempuh bahtera rumah tangga selama 14 tahun, yang akhirnya terwujud berkat fasilitas KPR subsidi dari BNI.

Baca Juga

BPS Catat Indonesia Alami Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

BPS Catat Indonesia Alami Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

Melalui sinergi antara skema FLPP dan KUR Perumahan, program ini diharapkan dapat menekan angka kekurangan kebutuhan rumah di Indonesia. Meskipun demikian, rincian mengenai sebaran geografis dari puluhan ribu debitur yang mengikuti acara secara daring serta keberlanjutan program pada fase berikutnya tidak dijabarkan secara mendetail dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kendati demikian, pencapaian akad massal ini menjadi tonggak penting dalam penyediaan pembiayaan perumahan yang inklusif di tanah air.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BNIFLPPPerumahanKPR SubsidiProgram Tiga Juta Rumah

Berita Terbaru Lainnya

Roket SpaceX Diprediksi Tabrak Permukaan Bulan pada 5 Agustus 2026Aturan Logam Tanah Jarang Sempat Tahan Ratusan Kapal Ekspor MineralAktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia pada Usia 76 TahunBPS Catat Indonesia Alami Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026Mengintip Estimasi Biaya Perawatan Wuling Aira ev yang Tidak Sampai Rp 5 JutaPSSI Atur Distribusi Pemain Timnas demi Jaga Keseimbangan Indonesia Women's LeagueAnak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Presiden PrabowoDrama Mati Listrik Senin Pagi di Jakarta Selatan, Anak Belum Sarapan hingga Seragam Belum Digosok

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap