apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Memahami Prediksi Pergerakan Harga Emas Pekan Depan dan Faktor Global yang Memengaruhinya

Parlin SinagaDiterbitkan 3 Agu 2026 - 12.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Prediksi Pergerakan Harga Emas Pekan Depan dan Faktor Global yang Memengaruhinya
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Harga emas atau logam mulia terus menunjukkan pergerakan yang dinamis. Di tengah berbagai dinamika pasar keuangan global saat ini, pergerakan harga komoditas ini terpantau mengalami fluktuasi dengan kecenderungan melemah. Bagi para pelaku pasar dan investor yang memantau pergerakan ini, harga emas untuk pekan depan diprediksi tidak akan menembus level Rp 2,8 juta per gram. Perkiraan ini mencerminkan situasi pasar yang masih dipenuhi ketidakpastian akibat berbagai sentimen global.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Menurut analisis teknikal yang dipaparkan oleh Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, pergerakan harga logam mulia pada pekan depan diperkirakan akan berada di kisaran tertentu. Untuk pasar domestik, harga emas diproyeksikan akan ditransaksikan dengan level support di angka Rp 2,41 juta per gram dan level resistance pada posisi Rp 2,72 juta per gram. Sementara itu, dalam jangka pendek, harga emas diperkirakan memiliki batas support di level Rp 2,58 juta per gram dan resistance di level Rp 2,623 juta per gram. Batasan-batasan ini menjadi acuan penting untuk melihat potensi arah pergerakan harga di tengah fluktuasi pasar.

Selain harga emas domestik, analisis ini juga menyoroti pergerakan harga emas di pasar dunia. Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa harga emas dunia pada pekan depan kemungkinan besar akan diperdagangkan pada rentang support sebesar 3.836 dolar AS per troy ounce hingga level resistance di angka 4.290 dolar AS per troy ounce. Adapun untuk proyeksi jangka pendek, level support harga emas dunia diperkirakan berada di posisi 3.990 dolar AS per troy ounce, sedangkan level resistance berada pada posisi 4.132 dolar AS per troy ounce.

Baca Juga

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 2.610.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 2.610.000 per Gram

Terdapat sejumlah faktor utama yang dinilai memengaruhi fluktuasi indeks dolar AS, harga minyak mentah, serta harga emas dan logam mulia. Faktor-faktor tersebut meliputi isu geopolitik, perkembangan politik di Amerika Serikat (AS), kebijakan Bank Sentral AS, serta dinamika penawaran dan permintaan (supply and demand). Untuk indikator lainnya, indeks dolar AS sendiri diperkirakan akan bergerak di sekitar rentang 99,20 hingga 102,20. Sementara itu, harga minyak mentah WTI diproyeksikan berada di kisaran 80,50 hingga 96 dolar AS per barel, dan Brent Crude Oil diperkirakan bergerak pada kisaran 95 hingga 105 dolar AS per barel.

Dari sisi geopolitik, konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah masih terus menjadi acuan utama yang mendorong kenaikan harga minyak dunia. Situasi memanas setelah media di AS melaporkan bahwa AS dan Israel tengah bersiap untuk melancarkan kampanye pengeboman skala besar terhadap infrastruktur energi Iran pada pekan depan. Langkah serius ini diambil guna menghentikan aktivitas Iran dalam memperkaya uranium. Menanggapi rencana tersebut, pihak Iran telah memberikan peringatan keras bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan siap melancarkan serangan balasan jika menjadi target penyerangan.

Baca Juga

Trump Batal Serang Iran, Rupiah Hari Ini Berpotensi Menguat

Trump Batal Serang Iran, Rupiah Hari Ini Berpotensi Menguat

Ketegangan geopolitik ini juga berdampak langsung pada jalur logistik energi global. Saat ini, Laut Merah yang merupakan jalur transportasi penting bagi pengiriman minyak mentah, khususnya bagi Arab Saudi, masih diblokade oleh kelompok Houthi Yaman. Menghadapi ancaman blokade maritim dari kelompok Houthi dan Iran tersebut, Arab Saudi telah menggelar pertemuan untuk membentuk koalisi pertahanan maritim internasional atau persatuan negara-negara Arab. Koalisi ini bertujuan untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb dan Laut Merah. Di sisi lain, aktivitas transportasi di Selat Hormuz hingga saat ini dilaporkan masih mengalami keterbatasan. Berbagai perkembangan geopolitik dan logistik inilah yang pada akhirnya turut membayangi arah pergerakan harga emas dan komoditas global lainnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga emaslogam muliageopolitikanalisis pasarKomoditas

Berita Terbaru Lainnya

Gelombang Panas dan Kekeringan Landa AS hingga Eropa, Picu Kebakaran Hutan dan Krisis AirKementerian Pertahanan Kucurkan Rp 1,064 Triliun untuk Pendidikan Bela Negara Calon Manajer Koperasi DesaKetahanan Pangan Terjaga Melalui Program PESAT di Perbatasan MalinauAman dan Nyaman di Perjalanan, Bagaimana DENZA D9 Menjawab Kebutuhan Mobil Listrik Keluarga?Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 2.610.000 per GramTrump Batal Serang Iran, Rupiah Hari Ini Berpotensi MenguatTransformasi Desa Kuno Guangdong Menjadi Kawasan Resort Mewah Bernilai TinggiRoket SpaceX Diprediksi Tabrak Permukaan Bulan pada 5 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap