Peta persaingan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia kembali memanas dengan kepastian harga Lepas L8. Melalui peluncuran kembalinya baru-baru ini, SUV bersistem plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini dipatok pada angka Rp 589 juta on the road Jakarta. Menariknya, nominal tersebut sama persis dengan harga perkenalan awal yang ditawarkan pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) November tahun lalu. Keputusan mempertahankan harga khusus masa pra-pemesanan ini menjadi langkah strategis pabrikan untuk menarik minat konsumen di kelas menengah ke atas.
Meski harganya sudah dipastikan tidak naik, pihak produsen masih enggan membeberkan secara rinci berapa banyak unit yang telah dipesan oleh konsumen tanah air. Temmy Wiradjaja, selaku Vice Country Director Lepas Indonesia, memilih untuk merahasiakan angka penjualan riil tersebut saat ditemui di Jakarta. Kendati demikian, ia memastikan bahwa respons pasar sangat positif seiring dengan meningkatnya pesanan yang masuk melalui jaringan diler yang kian ekspansif. Bagi para pemesan yang sudah tidak sabar, unit perdana dijadwalkan mulai dikirim ke garasi konsumen pada pekan terakhir bulan Juli 2026.
Di balik kerahasiaan target angka penjualan tersebut, komitmen Lepas untuk pasar domestik ditunjukkan lewat proses perakitan lokal. Mengikuti jejak lini produk Chery Group lainnya, model L8 ini telah berstatus completely knocked down (CKD). Proses produksinya dipercayakan kepada fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM). Skema ini memungkinkan pabrikan untuk menyesuaikan volume produksi secara fleksibel, mengikuti naik turunnya permintaan pasar tanpa harus terkendala masalah impor utuh.
Strategi Mengatur Pencairan Jaminan Hari Tua agar Potongan Pajak Lebih Ringan

Temmy menegaskan bahwa saat ini fokus utama perusahaan bukanlah mengejar target angka penjualan yang bombastis, melainkan memperkuat fondasi layanan. Langkah nyata yang sedang digenjot adalah memperluas jaringan diler agar lebih dekat dengan calon konsumen di berbagai wilayah. Menurutnya, pengalaman langsung melalui uji kemudi (test drive) jauh lebih penting untuk meyakinkan pasar sebelum berbicara mengenai target kuantitas penjualan jangka panjang.
Sebagai SUV PHEV, Lepas L8 membawa modal spesifikasi yang cukup menjanjikan untuk menantang para rivalnya. Kendaraan ini diklaim memiliki tingkat efisiensi bahan bakar yang luar biasa, yakni mencapai 67,1 kilometer per liter atau setara dengan konsumsi 1,49 liter per 100 kilometer. Dengan tangki dan baterai terisi penuh, mobil ini sanggup menjelajah hingga jarak maksimum 1.300 kilometer. Secara visual, tampilannya modern dengan tarikan garis bodi yang halus, lampu DRL LED yang sipit, serta gagang pintu semi-tersembunyi yang menambah kesan aerodinamis dan rapi.
Awan Mendung Global Bayangi IHSG di Tengah Harapan Laporan Keuangan Domestik

Memasuki area kabin, nuansa minimalis namun fungsional langsung terasa untuk menunjang mobilitas harian. Pengemudi dimanjakan dengan panel instrumen digital yang intuitif serta tata letak tombol yang ergonomis. Salah satu teknologi andalan yang menjadi daya tarik utama dari Lepas L8 adalah fitur Automated Parking Assist serta Remote Parking Assist. Teknologi canggih ini memungkinkan SUV ini memarkirkan dirinya sendiri secara otomatis, bahkan dapat dikendalikan oleh pemiliknya dari luar kabin hanya dengan menggunakan remote khusus.






