apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Laporan LKPP 2025, Realisasi Pembiayaan Lainnya dalam APBN Melonjak Tajam dari Target

Andi TobanDiterbitkan 30 Jul 2026 - 10.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laporan LKPP 2025, Realisasi Pembiayaan Lainnya dalam APBN Melonjak Tajam dari Target
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah merilis laporan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk tahun anggaran 2025. Dokumen laporan yang dikutip pada hari Rabu (29/7/2026) tersebut mengungkap data mengenai pos pembiayaan anggaran negara. Salah satu poin penting yang menjadi sorotan adalah realisasi pembiayaan lainnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 yang melonjak sangat tajam dan melampaui target awal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan laporan resmi tersebut, realisasi pembiayaan lainnya dalam pos pembiayaan APBN tahun 2025 mencapai angka Rp 93,92 triliun. Angka realisasi ini dinilai sangat besar jika dibandingkan dengan target awal yang direncanakan pemerintah, yakni hanya sebesar Rp 262 miliar. Perbedaan yang sangat mencolok antara target awal dan realisasi akhir ini menunjukkan adanya dinamika pergeseran anggaran yang besar selama pelaksanaan APBN tahun 2025.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Meskipun demikian, terdapat ketidakpastian administratif mengenai persentase kenaikan yang tepat dalam laporan tersebut. Pada bagian judul dokumen laporan, disebutkan bahwa realisasi pembiayaan lainnya meledak hingga 35.855 persen dari target awal. Namun, pada bagian isi laporan, persentase peningkatan tersebut ditulis sebesar 38.855 persen. Perbedaan angka persentase antara bagian judul dan isi laporan ini menjadi catatan ketidakpastian informasi dalam dokumen tersebut, walaupun kedua angka tersebut sama-sama menggambarkan lonjakan yang sangat masif.

Baca Juga

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun pada Semester I-2026, Balikkan Posisi Rugi

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun pada Semester I-2026, Balikkan Posisi Rugi

Sebagai informasi, pos pembiayaan lainnya dalam struktur APBN didefinisikan sebagai pos pendukung anggaran. Pos ini mencakup Saldo Anggaran Lebih (SAL), hasil pengelolaan aset negara, serta kewajiban dan transaksi keuangan khusus lainnya. Pos pembiayaan lainnya ini berfungsi untuk menampung transaksi keuangan yang tidak masuk ke dalam kategori pembiayaan utama, seperti pembiayaan yang bersumber dari utang atau pembiayaan investasi.

BPK memaparkan bahwa realisasi pembiayaan lainnya yang mencapai Rp 93,92 triliun tersebut bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL), hasil pengelolaan aset, serta penerimaan pembiayaan dalam negeri. Secara lebih rinci, pembiayaan lainnya dari APBN tahun 2025 yang bersumber dari Rek Lain BI SAL tercatat sebesar Rp 85,6 triliun. Di samping itu, pembiayaan lainnya juga bersumber dari Rekening Kas BLU dengan nilai mencapai Rp 7,54 triliun.

Baca Juga

Program Insentif Biodiesel Hemat Devisa Negara hingga Rp722,9 Triliun

Program Insentif Biodiesel Hemat Devisa Negara hingga Rp722,9 Triliun

Selain kedua sumber utama tersebut, pos pembiayaan lainnya ini juga mencakup penerimaan pembiayaan atas pemberian pinjaman. Dalam laporan tahun 2025, tercatat adanya penerimaan pembiayaan atas pemberian pinjaman dalam rangka penanggulangan lumpur Sidoarjo. Nilai penerimaan dari pengembalian pinjaman untuk penanggulangan lumpur Sidoarjo tersebut mencapai Rp 183,73 miliar pada tahun 2025.

Secara keseluruhan, laporan LKPP 2025 yang dirilis oleh BPK memberikan gambaran komprehensif mengenai realisasi pos pendukung anggaran ini. Pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL), optimalisasi hasil pengelolaan aset, serta pengelolaan penerimaan pembiayaan dalam negeri menjadi penopang utama melonjaknya realisasi pembiayaan lainnya sepanjang tahun anggaran 2025.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPKAPBN 2025LKPPPembiayaan LainnyaKeuangan Negara

Berita Terbaru Lainnya

Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma Apotek, Ini Penjelasan INAGOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun pada Semester I-2026, Balikkan Posisi RugiPenyebab Kemenkes Meliburkan Ribuan Dokter Internship dan Mewajibkan Skrining Kesehatan Jiwa UlangMemahami Gugatan Aturan Kekebalan Hukum Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond di Mahkamah KonstitusiTim Investigasi Kemenkes Ungkap Riwayat Kesehatan Jiwa Mendiang dr. SZMProgram Insentif Biodiesel Hemat Devisa Negara hingga Rp722,9 TriliunTantangan Pencegahan Bunuh Diri di Indonesia, Angka Kasus Masih Tinggi di Usia ProduktifKerusakan Barang Milik Negara Akibat Bencana Sumatera Capai Rp1,06 Triliun

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap