Panggung pasar modal Indonesia menjadi saksi apresiasi terhadap komitmen keberlanjutan sektor korporasi. Pada Rabu, 29 Juli 2026, PT Pegadaian (Persero) membawa pulang penghargaan khusus dari ajang bergengsi IDX Channel Anugerah ESG 2026. Berlokasi di Main Hall Bursa Efek Indonesia, penghargaan dalam kategori Inovasi Keuangan Inklusif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan ini diserahkan langsung kepada Jainuddin, Kepala Divisi ESG PT Pegadaian (Persero). Penghargaan ini menyoroti bagaimana sebuah lembaga keuangan negara mampu menyelaraskan bisnis pembiayaan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Langkah Pegadaian ini tidak terlepas dari tema besar yang diusung dalam IDX Channel Anugerah ESG 2026, yakni "Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value". Tema tersebut menegaskan pergeseran paradigma dalam dunia usaha saat ini. Penerapan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) tidak lagi sekadar pemenuhan kewajiban regulasi atau kepatuhan formal. Lebih dari itu, ESG diposisikan sebagai instrumen strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan. Bagi Pegadaian, tantangan ini dijawab dengan mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam model bisnis inti mereka, khususnya melalui layanan yang menyasar masyarakat luas.
Di tengah upaya mendorong pemerataan ekonomi nasional, akses terhadap modal sering kali menjadi kendala utama bagi kelompok masyarakat tertentu. Di sinilah peran penting dari kategori penghargaan yang diraih Pegadaian. Melalui berbagai inovasi, perusahaan terbukti mampu membuka akses permodalan yang selama ini sulit dijangkau oleh populasi yang masuk dalam kategori unbanked dan underbanked. Kelompok masyarakat ini merupakan mereka yang belum terhubung dengan layanan perbankan formal atau memiliki akses yang sangat terbatas. Dengan menyediakan layanan berbasis emas serta pembiayaan mikro yang mudah diakses, Pegadaian memberikan alternatif solusi keuangan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Selain memberikan solusi permodalan, layanan keuangan yang dihadirkan Pegadaian juga dirancang untuk mendukung transisi ekonomi hijau, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Sektor ini sering kali menghadapi tantangan ganda: keterbatasan modal dan minimnya kapasitas untuk menerapkan praktik ramah lingkungan. Dukungan pembiayaan mikro yang diberikan Pegadaian membantu para pelaku usaha kecil ini untuk perlahan-lahan beralih ke praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, melainkan juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial secara jangka panjang.
Keberhasilan Pegadaian meraih penghargaan ini didasarkan pada proses evaluasi yang terukur dan komprehensif. Tim penilai IDX Channel Anugerah ESG 2026 tidak hanya melihat komitmen di atas kertas, melainkan melakukan penilaian mendalam pada empat aspek utama. Aspek-aspek tersebut meliputi lingkungan (environment), sosial (social), tata kelola (governance), serta inovasi dalam keuangan berkelanjutan (innovation in sustainable finance). Keempat pilar ini menjadi kerangka dasar untuk mengukur sejauh mana sebuah perusahaan benar-benar menginternalisasi prinsip keberlanjutan dalam operasional sehari-hari.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Lebih rinci lagi, proses evaluasi ini melibatkan kriteria bobot penilaian yang sangat ketat. Beberapa indikator utama yang dinilai meliputi kinerja dan dampak nyata dari implementasi ESG di lapangan (ESG performance), serta kebijakan korporasi yang berbasis keberlanjutan (strategic and policy). Selain itu, keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan dalam program-program ESG juga menjadi poin krusial. Penilai juga menuntut adanya transparansi serta akuntabilitas yang tertuang jelas di dalam laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan. Terakhir, komitmen yang kuat dari jajaran pimpinan perusahaan menjadi penentu utama apakah kebijakan keberlanjutan tersebut dapat dijalankan secara konsisten dari atas hingga ke tingkat operasional terbawah.
Apresiasi yang diterima di Bursa Efek Indonesia ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan bisnis Pegadaian ke depan. Sebagai lembaga keuangan yang memiliki sejarah panjang di Indonesia, tanggung jawab sosial dan lingkungan yang diemban perusahaan kini semakin terarah. Bersama Danantara Indonesia, Pegadaian berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan negeri. Kolaborasi dan konsistensi dalam menerapkan prinsip keuangan inklusif diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.






