apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Hukum

Langkah Gontai di Koridor Sunyi, Mantan Jampidsus Kini Menghuni Rutan di Gedung Kejaksaan

Togar PanjaitanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 16.50 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Gontai di Koridor Sunyi, Mantan Jampidsus Kini Menghuni Rutan di Gedung Kejaksaan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Suasana di lobi Gedung Kejaksaan Agung pada Jumat siang itu berubah seketika. Seorang pria dengan langkah tertahan berjalan dikawal petugas, menuju mobil tahanan yang telah menanti. Ia bukan tamu atau pejabat yang hendak rapat; ia adalah Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), yang kini mesti menjalani babak baru sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemandangan itu begitu kontras: sosok yang dahulu akrab dengan gedung tersebut sebagai salah satu pucuk pimpinan penegakan hukum, kini melintasi koridor yang sama dengan status yang sepenuhnya terbalik.

Jabatan Jampidsus adalah salah satu posisi paling strategis di Kejaksaan Agung. Pemegangnya mengendalikan penanganan perkara-perkara tindak pidana khusus, termasuk korupsi, yang kerap menyentuh lingkaran kekuasaan dan bisnis. Febrie Adriansyah pernah berada di tampuk itu, mengarahkan langkah hukum terhadap para tersangka. Kini, ironi tak terelakkan: jubah wewenang yang dulu dikenakannya justru menjadi bayang-bayang saat ia sendiri harus berhadapan dengan proses hukum yang pernah ia jalankan. Tangan yang dulu meneken surat perintah penyidikan, kini menggenggam barang bawaan menuju ruang tahanan.

Baca Juga

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Penahanan ini bukan semata peristiwa hukum biasa. Ia menjadi pengingat bahwa siklus akuntabilitas dapat menjangkau siapa saja, bahkan mereka yang berdiri di garda terdepan pemberantasan korupsi. KPK, yang dalam beberapa tahun terakhir terus memperdalam jejaring perkara di sektor penegakan hukum, menunjukkan bahwa ruang tahanan yang berada di kompleks Kejaksaan Agung pun tidak membatasi langkah mereka. Rutan KPK yang bertempat di gedung itu, yang sehari-hari menjadi saksi bisu lalu-lalang jaksa dan pegawai, pada Jumat itu mencatatkan sebuah lembaran yang akan dikenang: salah satu mantan penghuni lantai atas gedung tersebut turun menuju sel isolasi di lantai dasar.

Lokasi penahanan ini menyimpan simbolisme yang kuat. Gedung Kejaksaan Agung bukan sekadar bangunan administratif; ia adalah pusat komando bagi ribuan jaksa di seluruh Indonesia. Ketika mobil tahanan membawa Febrie Adriansyah ke rutan KPK yang berlokasi di sana, pesan yang terpancar begitu gamblang: benteng kejaksaan tidak lagi steril dari jerat hukum. Batas antara pengawas dan yang diawasi menjadi cair, dan arsitektur institusi yang megah justru mempertegas kontras antara masa lalu dan kenyataan yang harus dihadapi seorang mantan Jampidsus.

Baca Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi PDNS dan Skema Pemulihan Pasca-Serangan Ransomware

Penyidikan Dugaan Korupsi PDNS dan Skema Pemulihan Pasca-Serangan Ransomware

Publik kini menanti babak selanjutnya. Penahanan ini menandai awal proses peradilan yang akan menguji konsistensi penegakan hukum terhadap aktor internal. Suara-suara skeptis mungkin akan muncul, mempertanyakan sejauh mana kasus ini akan bergulir transparan. Namun, langkah KPK menghadirkan mantan petinggi kejaksaan ke hadapan hukum tetaplah sebuah pernyataan sikap: tidak ada zona kebal di republik ini. Di tengah riuh rendah pemberantasan korupsi, Jumat 24 Juli 2026 menjadi penanda bahwa kesetiaan pada integritas diukur bukan dari lencana yang pernah disematkan, melainkan dari keberanian menanggung akibat atas pelanggaran yang dituduhkan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Febrie AdriansyahKPKpenahananKejaksaan AgungkorupsiJampidsus

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap