Arsitektur kebijakan ekonomi Indonesia resmi memasuki babak baru melalui langkah strategis yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara memutuskan untuk memperluas keanggotaan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Keputusan krusial ini menandai perubahan signifikan dalam pola koordinasi kebijakan ekonomi nasional, yang selama ini hanya berfokus pada pilar fiskal dan moneter konvensional.








