apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Laba Bersih Lippo Karawaci Melonjak Jadi Rp 385 Miliar pada Semester I-2026

Parlin SinagaDiterbitkan 3 Agu 2026 - 19.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laba Bersih Lippo Karawaci Melonjak Jadi Rp 385 Miliar pada Semester I-2026
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sepanjang semester pertama tahun 2026. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 385,43 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 179,5% jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 137,9 miliar. Peningkatan laba bersih yang cukup besar ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi perusahaan di paruh pertama tahun ini.

Meskipun mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan, LPKR melaporkan penurunan pada sisi pendapatan. Pada semester I-2026, pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp 3,60 triliun, atau mengalami penurunan sekitar 14,1% dibandingkan dengan pendapatan pada semester pertama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,11 triliun. Namun demikian, kinerja keuangan

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
LPKR tetap didukung oleh EBITDA yang tumbuh positif. EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 754 miliar pada semester I-2026, naik 20% dibandingkan dengan EBITDA semester I 2025 yang sebesar Rp 627 miliar. Selain itu, posisi kas LPKR di bawah kepemimpinan CEO John Riady tercatat kuat sebesar Rp 1,41 triliun pada akhir Juni 2026.

Dalam segmen real estate, LPKR mencatatkan pencapaian pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp 3,70 triliun sepanjang semester I-2026. Angka pencapaian pra-penjualan ini setara dengan 62% dari keseluruhan target yang ditetapkan perseroan untuk sepanjang tahun ini. Keberhasilan dalam meraih marketing sales tersebut turut didukung oleh aktivitas ekspansi proyek baru, termasuk peluncuran proyek Park Serpong Phase 7 & 8 yang dilakukan pada semester pertama tahun 2026.

Baca Juga

Lebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah Jarang

Lebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah Jarang

Dari total pra-penjualan tersebut, penjualan hunian tapak (landed housing) menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang hingga 79% dari total pra-penjualan LPKR. Secara lebih terperinci, penjualan rumah tinggal memberikan kontribusi sebesar Rp 2,22 triliun. Kontributor berikutnya adalah penjualan unit komersial yang menyumbang sebesar Rp 464 miliar, diikuti oleh penjualan kavling tanah sebesar Rp 30 miliar, serta penjualan lahan pemakaman di San Diego Hills yang mencatatkan kontribusi sebesar Rp 65 miliar. Dari total penjualan yang berhasil dibukukan hingga semester I-2026 ini, mayoritas transaksi atau sebanyak 72% di antaranya dibiayai oleh pembeli melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selain sektor real estate, segmen gaya hidup (lifestyle) yang dikelola oleh LPKR juga memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan. Pada semester I-2026, segmen gaya hidup ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 605 miliar. Dari pendapatan tersebut, segmen lifestyle mencatatkan laba bruto sebesar Rp 490 miliar dan laba bersih sebesar Rp 131 miliar. Sementara itu, nilai EBITDA untuk segmen gaya hidup ini juga dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 11% menjadi Rp 236 miliar.

Baca Juga

Pertamina Pastikan Truk Tangki dalam Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu Bukan Armada Perusahaan

Pertamina Pastikan Truk Tangki dalam Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu Bukan Armada Perusahaan

Kinerja operasional di segmen gaya hidup ini juga ditopang oleh bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan. Untuk sektor perhotelan, rata-rata tarif kamar hotel yang dikelola perseroan terpantau relatif stabil di kisaran Rp 635 ribu, dengan tingkat okupansi kamar mencapai 54%. Di sisi lain, jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan atau mal yang dikelola LPKR juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 1% secara tahunan (year-on-year), dengan rata-rata kunjungan mencapai 11,2 juta pengunjung per bulannya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kinerja keuanganPropertiLippo KarawaciLPKR

Berita Terbaru Lainnya

Komisi Yudisial Uji Calon Hakim Agung dan Ad Hoc untuk Penuhi Lowongan di Mahkamah AgungPenyebab Mati Lampu di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan Mulai TerungkapHarga Minyak Dunia Anjlok Nyaris 5 Persen ke US$83 Setelah Trump Tunda Serangan ke IranLebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah JarangPertamina Pastikan Truk Tangki dalam Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu Bukan Armada PerusahaanPemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara Periode Agustus 2026, Kalori Tinggi Turun Jadi US$ 124,44 per TonMeluruskan Kekeliruan Peringatan Boyfriend Day, 3 Agustus atau 3 Oktober?BPS Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 2,88 Persen

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap