apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

KPK Usut Dugaan Bupati Kuansing Nonaktif Potong TPP ASN hingga 50 Persen

Nyaring AranDiterbitkan 5 Agu 2026 - 14.20 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Usut Dugaan Bupati Kuansing Nonaktif Potong TPP ASN hingga 50 Persen
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Bagaimana nasib tambahan penghasilan para pegawai negeri sipil ketika kepala daerah mereka terjerat kasus hukum? Pertanyaan praktis ini mengemuka seiring dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan korupsi Bupati Kuantan Singingi nonaktif, Suhardiman Amby. Para pegawai di lingkungan pemerintah daerah tersebut kini harus menghadapi kenyataan bahwa hak keuangan mereka diduga telah dipotong secara sepihak oleh pimpinan daerah demi kepentingan tertentu.

KPK menduga adanya pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing dengan jumlah yang sangat signifikan. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, memberikan konfirmasi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (5/8) bahwa pemotongan hak pegawai tersebut mencapai angka sekitar 50 persen. Kebijakan pemotongan ini dinilai sangat memberatkan para pegawai yang bergantung pada penghasilan tambahan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa pemotongan ini diduga berkaitan erat dengan upaya penutupan temuan audit keuangan daerah. Suhardiman Amby disinyalir menggunakan cara-cara yang tidak wajar untuk mengembalikan kelebihan pembayaran honorarium yang sebelumnya menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan. Agar sang bupati dapat mengembalikan uang tersebut ke kas negara sesuai rekomendasi BPK, para staf dan ASN di Pemkab Kuansing diduga dipaksa untuk memberikan sumbangan guna menutupi nilai temuan audit tersebut.

Baca Juga

KPK Geledah Rektorat Unsoed dan Rumah Tersangka, Sita Bukti Pengkondisian Mahasiswa Baru

KPK Geledah Rektorat Unsoed dan Rumah Tersangka, Sita Bukti Pengkondisian Mahasiswa Baru

Perjalanan kasus hukum yang menjerat kepala daerah ini sebenarnya bermula dari kegiatan operasi tangkap tangan yang digelar oleh KPK di Kabupaten Kuansing dan Jakarta pada 29 Juni 2026. Operasi tersebut tercatat sebagai tindakan penindakan ke-14 yang dilakukan oleh lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026, di mana tim KPK berhasil mengamankan 10 orang. Menyusul operasi tersebut, Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, akhirnya menyerahkan diri ke KPK pada 30 Juni 2026. KPK kemudian resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka pada 1 Juli 2026 atas dugaan suap terkait jual beli jabatan di Pemkab Kuansing periode 2021-2026.

Kini, KPK juga tengah mendalami proses lelang jabatan yang terjadi di wilayah tersebut, mulai dari posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang hingga Sekretaris Daerah Kuansing. Selain perkara jual beli jabatan, penyidik juga sedang mengusut dugaan penerimaan gratifikasi oleh Suhardiman terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di wilayah Kuansing. Dalam proses pengembangan kasus suap pelepasan kawasan hutan ini, penyidik KPK juga telah melakukan penggeledahan di kediaman Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Andri Yama.

Baca Juga

KPK Sita Bukti Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru di Unsoed

KPK Sita Bukti Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru di Unsoed

Kasus ini juga melebar hingga melibatkan pejabat di tingkat kementerian negara. KPK menyatakan memiliki kewenangan untuk memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni guna mengklarifikasi laporan penolakan amplop gratifikasi yang diduga diberikan oleh Suhardiman Amby kepada dirinya. Penyidik saat ini masih terus menyelidiki jumlah uang yang ada di dalam amplop tersebut untuk memperjelas konstruksi perkara gratifikasi ini. Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan mendukung penuh langkah KPK dalam mengusut tuntas seluruh dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Kuansing nonaktif ini demi terciptanya pemerintahan yang bersih.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKkorupsiSuhardiman AmbyKuansing

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap