Pasar saham Korea Selatan mengalami guncangan hebat pada perdagangan hari Selasa (28/7). Indeks KOSPI mencatatkan penurunan tajam sebesar 10,84 persen atau merosot sebanyak 732,09 poin, hingga ditutup pada level 6.023,66. Kejatuhan yang sangat signifikan ini memicu kepanikan di kalangan pelaku pasar dan memaksa otoritas bursa setempat untuk mengambil langkah darurat demi menjaga stabilitas perdagangan yang terus tertekan sepanjang hari.
Lembaga pengawas bursa Korea Exchange (KRX) memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan (trading halt) di pasar KOSPI dan KOSDAQ selama 20 menit. Langkah intervensi ini diambil setelah indeks mengalami tekanan jual yang luar biasa dalam waktu singkat. Sepanjang tahun ini, tingkat volatilitas pasar modal








