apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Komdigi Sediakan 10 Titik Internet Satelit Satria-1 di Wilayah Banjir Sumatra

Domu TobingDiterbitkan 19 Agu 2026 - 08.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Komdigi Sediakan 10 Titik Internet Satelit Satria-1 di Wilayah Banjir Sumatra
Foto/Ilustrasi: jpnn.com.
A-A+

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah cepat dalam penanganan bencana banjir bandang di Pulau Sumatra. Lembaga kementerian ini menyediakan 10 titik layanan internet yang berbasis pada satelit Satria-1. Penyediaan layanan internet darurat tersebut secara khusus difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdampak bencana banjir bandang di tiga provinsi, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Sumatra Utara, dan Provinsi Sumatra Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan tersedianya konektivitas di tengah situasi darurat pascabencana yang melanda kawasan-kawasan tersebut.

Untuk merealisasikan penyediaan 10 titik layanan internet berbasis satelit tersebut, berbagai pihak terkait telah bergerak aktif di lapangan. Pada hari Minggu, 30 November, Tim Bakti Komdigi bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tim Search and Rescue (SAR), serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersinergi untuk melakukan mobilisasi peralatan. Berbagai perangkat yang dibutuhkan untuk mengaktifkan koneksi internet satelit tersebut segera dikirimkan dan dipasang di titik-titik layanan yang telah ditentukan di wilayah terdampak banjir di Sumatra.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, memberikan penegasan bahwa penyediaan layanan darurat ini merupakan prioritas utama bagi pemerintah dalam merespons bencana. Sebagai menteri yang juga merupakan politikus dari Partai Golkar, Meutya Hafid juga meminta dan mengimbau agar masyarakat di wilayah terdampak bencana tetap waspada terhadap situasi yang berkembang. Komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses komunikasi darurat ini diharapkan dapat membantu penanganan bencana secara keseluruhan di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baca Juga

Pemerintah Tegaskan Konsistensi Kebijakan Hilirisasi Komoditas Tembaga dan Bauksit Indonesia

Pemerintah Tegaskan Konsistensi Kebijakan Hilirisasi Komoditas Tembaga dan Bauksit Indonesia

Layanan internet darurat ini didukung oleh Satria-1, yang merupakan satelit internet pertama yang dimiliki oleh negara Indonesia. Satelit Satria-1 ini sendiri diketahui sudah mulai beroperasi sejak tahun lalu. Sejak awal pengoperasiannya, Satria-1 dirancang dengan tujuan utama untuk menjangkau wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah-daerah lain yang memang sulit untuk diakses. Satelit internet milik Indonesia ini juga dipersiapkan untuk dapat diandalkan dan digunakan ketika terjadi bencana-bencana besar yang melanda berbagai wilayah.

Secara lebih spesifik, satelit Satria-1 dirancang untuk menyebarkan konektivitas internet secara luas ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan operator seluler biasa. Kehadiran koneksi internet dari satelit ini sangat krusial, terutama untuk mendukung berbagai kebutuhan penting masyarakat seperti sektor pendidikan, sektor kesehatan, pelayanan publik, hingga pemenuhan kebutuhan kemasyarakatan lainnya. Dalam kondisi darurat bencana banjir di Sumatra, kegunaan satelit ini menjadi sangat vital bagi masyarakat setempat.

Baca Juga

Penyesuaian Jadwal Perjalanan, Aturan Tarif, dan Evaluasi Operasional LRT Jabodebek

Penyesuaian Jadwal Perjalanan, Aturan Tarif, dan Evaluasi Operasional LRT Jabodebek

Selain penyediaan layanan internet dari satelit Satria-1 milik pemerintah Indonesia, bantuan akses komunikasi di wilayah bencana banjir Sumatra juga datang dari pihak swasta global. Layanan internet via satelit Starlink turut memberikan akses internet secara gratis bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di Sumatra. Starlink merupakan layanan internet berbasis satelit yang dimiliki oleh Elon Musk, sosok yang dikenal sebagai pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) dari perusahaan antariksa SpaceX.

Pihak Starlink menyatakan bahwa layanan akses internet gratis ini disediakan dan dapat dinikmati oleh para pelanggan baru maupun pelanggan lama mereka yang berada di kawasan terdampak bencana banjir di Sumatra. Layanan cuma-cuma dari Starlink ini dijadwalkan akan terus diberikan dan berlaku hingga akhir bulan Desember 2025 mendatang. Dukungan dari berbagai pihak, baik melalui satelit nasional Satria-1 maupun satelit Starlink, diharapkan dapat membantu memulihkan jaringan komunikasi bagi masyarakat Sumatra yang terdampak banjir.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

komdigi

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Final Piala AFF 2026, Thailand Tunggu Pemenang Vietnam vs MalaysiaPKB Respons Positif Momen Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran saat HUT ke-81 RIPerkembangan dan Tahapan Rekapitulasi Hasil Pilkada Serentak KPU 2024Sidang Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Anak Ditenggelamkan hingga Diberi Makanan SisaTingkat Tunggakan Utang Keluarga di Argentina Melonjak Tiga Kali Lipat11.925 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Manggarai Timur TerparahMengenal Sistem KRIS BPJS Kesehatan yang Akan Menggantikan Kelas 1, 2, dan 3Aturan Pembatasan Barang Bawaan Penumpang Luar Negeri Bea Cukai, Belajar dari Kasus Kartu Pokemon

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap