apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Kesiapan Industri Geospasial Lokal Diuji dalam Proyek Integrasi Pertanahan Raksasa

Usat NgajiDiterbitkan 27 Jul 2026 - 14.50 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kesiapan Industri Geospasial Lokal Diuji dalam Proyek Integrasi Pertanahan Raksasa
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Proyek raksasa integrasi pertanahan dan tata ruang nasional kini menjadi panggung baru bagi industri geospasial dalam negeri untuk naik kelas. Melalui proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) yang didanai oleh Bank Dunia sebesar 653 juta dolar AS, perusahaan pemetaan lokal ditantang untuk membuktikan taringnya. Program yang dirancang untuk menyelaraskan data pertanahan ini tidak hanya sekadar proyek infrastruktur data biasa, melainkan sebuah stimulus yang diyakini mampu mendongkrak kapasitas adopsi teknologi serta kualitas sumber daya manusia sektor geospasial di Indonesia secara signifikan.

Menatap periode pelaksanaan dari tahun 2025 hingga 2029, pelaku industri dituntut untuk bergerak cepat melakukan konsolidasi internal demi menyambut momentum emas tersebut. Ketua Masyarakat Ahli Survei Kadaster Indonesia (MASKI) Komisariat Wilayah Jawa Barat, Encep Gani Sugandi, menekankan bahwa kesiapan matang sejak fase perencanaan adalah kunci utama untuk memenangkan persaingan. Menurutnya, perusahaan pemetaan nasional harus membenahi manajemen internal mereka secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan tenaga ahli yang kompeten, kelayakan peralatan survei mutakhir, hingga kekuatan modal awal untuk mengarungi proyek berskala masif ini. Tata kelola perusahaan yang solid akan menjadi pembeda utama dalam proses evaluasi tender.

Baca Juga

Progres Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dan Target Ruas Prioritas

Progres Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dan Target Ruas Prioritas

Perkembangan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) kini mulai diadopsi secara luas untuk mempercepat proses ekstraksi data dan pengolahan informasi geospasial. Kendati demikian, Encep mengingatkan bahwa kehadiran teknologi pintar ini tidak serta-merta menggeser peran manusia. Hasil olahan data dari sistem kecerdasan buatan tetap memerlukan validasi ketat dari para tenaga ahli demi menjaga akurasi data pertanahan yang sensitif. Di sisi lain, masuknya pemain asing dalam proses tender terbuka tidak perlu ditakuti, melainkan harus dipandang sebagai jembatan kolaborasi strategis untuk mentransfer ilmu pengetahuan serta teknologi kepada korporasi lokal yang sebenarnya sudah memiliki daya saing cukup kuat.

Tantangan sesungguhnya bagi industri domestik saat ini rupanya telah bergeser dari isu kompetensi individu ke arah kapasitas korporasi. Pemimpin Kantor Jasa Surveyor Berlisensi, Gumilar, mengungkapkan bahwa kualitas surveyor Indonesia sejatinya sudah sangat mumpuni untuk bersaing di tingkat global. Persoalannya terletak pada skala bisnis perusahaan lokal yang sering kali kesulitan memenuhi syarat administratif proyek besar, seperti kepemilikan aset, likuiditas modal kerja, serta rekam jejak portofolio proyek sebelumnya. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar pembagian paket pekerjaan dalam proyek ini bisa dirancang secara lebih proporsional agar korporasi skala menengah ke bawah juga mendapat ruang untuk berpartisipasi dan memperkuat kapabilitas mereka.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Secara struktural, ILASPP merupakan megaproyek yang mengintegrasikan berbagai aspek krusial pertanahan ke dalam satu sistem tunggal, mulai dari sertifikat tanah, peta tata ruang, izin mendirikan bangunan, hingga batas-batas wilayah administratif. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memegang kendali utama sebagai unit manajemen proyek, didampingi Badan Informasi Geospasial (BIG) yang bertanggung jawab penuh atas penyediaan peta dasar. Kerja sama lintas sektoral ini juga melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Transmigrasi guna mewujudkan ambisi satu peta nasional yang terpadu dan akurat demi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

infrastrukturgeospasialpertanahanpemetaanBank Dunia

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap