Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami kemerosotan yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil riset terbaru yang dirilis oleh lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Juli 2026, tingkat penerimaan publik atau *approval rating* sang presiden kini berada di angka 51,1 persen. Angka tersebut menunjukkan penurunan yang sangat tajam, yakni sebesar 30,1 persen hanya dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir.
Pakar hukum tata negara dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menilai bahwa penurunan drastis ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan nyata dari kondisi di lapangan. Menurutnya, masyarakat sipil kian kritis terhadap ambisi besar pemerintah dalam memaksakan realisasi janji-janji kampanye pemilu lalu. Salah satu yang paling disorot adalah pelaksanaan proyek








