apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Metro

Kepadatan Hari Kerja KRL Jabodetabek Capai 1,05 Juta Perjalanan per Hari

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 11.58 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepadatan Hari Kerja KRL Jabodetabek Capai 1,05 Juta Perjalanan per Hari
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kepadatan penumpang di dalam gerbong Commuter Line Jabodetabek masih menjadi pemandangan sehari-hari bagi masyarakat di kawasan metropolitan. Berdasarkan data operasional terbaru, rata-rata volume pengguna layanan kereta komuter ini pada hari kerja, yakni dari Senin hingga Jumat, mencapai sekitar 1,05 juta perjalanan per hari. Tingginya angka harian ini mencerminkan ketergantungan besar masyarakat pekerja di Jakarta dan kota-kota penyangganya terhadap moda transportasi massal berbasis rel tersebut.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, tepatnya pada periode Januari hingga Juni 2026, Commuter Line Jabodetabek secara keseluruhan telah melayani sebanyak 178.001.308 perjalanan. Dari akumulasi data Semester I 2026 tersebut, porsi terbesar pergerakan penumpang memang terpusat pada hari kerja. Tercatat sekitar 135,7 juta perjalanan terjadi pada hari Senin sampai Jumat, yang merepresentasikan sekitar 76,2 persen dari seluruh total perjalanan KRL selama enam bulan pertama di tahun ini.

Pola pergerakan penumpang menunjukkan perbedaan yang sangat kontras antara hari kerja dan akhir pekan. Rata-rata perjalanan pada hari Sabtu dan Minggu tercatat hanya berkisar di angka 813,6 ribu perjalanan per hari. Dengan demikian, kepadatan penumpang pada hari kerja tercatat 29,3 persen lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata volume pengguna di akhir pekan. Selisih yang signifikan ini menegaskan bahwa mobilitas kaum pekerja pada jam sibuk pagi dan sore hari tetap menjadi penyumbang utama kepadatan di dalam kereta komuter.

Baca Juga

KCIC Ingatkan Bahaya Bermain Layang-Layang di Sekitar Jalur Kereta Cepat Whoosh

KCIC Ingatkan Bahaya Bermain Layang-Layang di Sekitar Jalur Kereta Cepat Whoosh

Jika ditarik ke belakang, tren peningkatan volume pengguna Commuter Line Jabodetabek menunjukkan kurva pertumbuhan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2021, KRL mencatatkan total 168 juta perjalanan. Angka ini kemudian melonjak cukup signifikan menjadi 252 juta perjalanan pada tahun 2022. Tren kenaikan berlanjut pada tahun 2023 dengan capaian 331 juta perjalanan. Meskipun sempat mengalami sedikit penurunan tipis menjadi 328,2 juta perjalanan pada tahun 2024, volume pengguna kembali melonjak hingga menyentuh angka 349,3 juta perjalanan sepanjang tahun 2025.

Untuk mengimbangi lonjakan penumpang yang terus meningkat dari tahun ke tahun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pengembangan infrastruktur dan kapasitas layanan. Berdasarkan keterangan dari Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, perusahaan mengelola perluasan jaringan stasiun secara bertahap. Jumlah stasiun aktif Commuter Line Jabodetabek kini bertambah dari yang sebelumnya hanya 71 stasiun pada tahun 2015 menjadi 85 stasiun pada tahun 2026. Dua stasiun teranyar yang mulai diperkenalkan pada tahun 2026 adalah Stasiun Jatake dan Stasiun Jakarta International Stadium.

Baca Juga

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Capai 97,99 Persen

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Capai 97,99 Persen

Selain penambahan stasiun, kapasitas angkut juga ditingkatkan melalui penambahan jadwal perjalanan harian. Jumlah perjalanan KRL tumbuh sekitar 21 persen, dari yang sebelumnya 881 perjalanan per hari pada tahun 2015 menjadi 1.063 perjalanan per hari pada tahun 2025. Langkah ini diambil guna mengurai penumpukan penumpang di stasiun-stasiun utama pada jam sibuk.

Adapun jika ditinjau berdasarkan rute perjalanannya, lintas Bogor masih kokoh sebagai jalur paling sibuk sepanjang tahun 2025 dengan melayani sekitar 155 juta perjalanan. Jalur terpadat berikutnya adalah lintas Cikarang yang mencatatkan 85,9 juta perjalanan, disusul erat oleh lintas Rangkasbitung dengan kontribusi sebanyak 77,6 juta perjalanan. Sementara itu, lintas Tangerang melayani sekitar 27,3 juta perjalanan, dan lintas Tanjung Priok mencatat volume terendah dengan melayani sekitar 3,5 juta perjalanan sepanjang tahun 2025.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PT KAITransportasi PublikKRL JabodetabekCommuter LineKepadatan Penumpang

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap