apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Kemitraan Maritim Indonesia-Tiongkok Buka Peluang Kerja Baru bagi Pelaut Domestik

Nyaring AranDiterbitkan 5 Agu 2026 - 19.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemitraan Maritim Indonesia-Tiongkok Buka Peluang Kerja Baru bagi Pelaut Domestik
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Xiamen menjadi saksi dimulainya babak baru sinergi maritim antara Indonesia dan Tiongkok. Melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di kota pelabuhan tersebut, PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan pelayaran asal Tiongkok, Xingtong Shipping Co Ltd, serta anak usahanya, Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co Ltd. Kolaborasi ini menandai langkah perdana bagi anak usaha Pertamina tersebut dalam membangun aliansi bisnis dengan entitas perkapalan dari Tiongkok.

Langkah ekspansif ini mendapatkan dukungan penuh dari induk dan afiliasi perusahaan, yaitu PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina International Shipping (PIS). Sinergi ini dipicu oleh potensi besar yang dimiliki oleh Xingtong Group. Sejak didirikan pada tahun 1997, Xingtong Group telah berkembang pesat dengan memiliki 28 anak usaha. Saat ini, mereka mengoperasikan 52 armada tanker kimia cair curah (bulk liquid chemical tanker) dengan kapasitas total mencapai 725,9 ribu deadweight ton (DWT). Melalui kemitraan ini, PMSol berupaya menangkap peluang pasar global yang ditawarkan oleh armada raksasa tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Dampak nyata dari kerja sama dengan Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co Ltd akan langsung dirasakan oleh tenaga kerja lokal. PMSol ditunjuk sebagai mitra penyedia awak kapal berkebangsaan Indonesia untuk mengisi kebutuhan di armada tanker Xingtong. Proses ini mencakup rantai penyediaan tenaga kerja yang komprehensif, mulai dari perekrutan, penyaringan ketat, pelatihan intensif, hingga penempatan resmi. Selain itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk membangun basis data bersama serta wadah bakat (talent pool) guna memetakan potensi pelaut Indonesia agar lebih kompetitif di kancah global.

Baca Juga

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai Paylater

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai Paylater

Sementara itu, kemitraan langsung dengan Xingtong Shipping Co Ltd berfokus pada penguatan aspek operasional dan keselamatan industri perkapalan. Kerja sama bisnis ini mencakup pengelolaan kapal (ship management), manajemen keselamatan, pengoperasian kapal, serta pengembangan rantai pasok untuk kebutuhan perlengkapan kapal. Aspek krusial lainnya adalah pelaksanaan inspeksi kapal yang akan diselaraskan dengan standar internasional yang ketat, seperti standar dari Chemical Distribution Institute (CDI), Ship Inspection Report Programme (SIRE), dan prosedur vetting.

Langkah penguatan jalur penempatan resmi pelaut ini juga menjadi krusial di tengah tantangan perlindungan tenaga kerja maritim di luar negeri. Sebagai contoh, organisasi perlindungan pelaut INFISA baru-baru ini menetapkan status darurat bagi 13 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang terjebak di Baku, Azerbaijan. Kehadiran kemitraan formal dengan standar keselamatan yang jelas diharapkan mampu meminimalkan risiko kerentanan tersebut. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara pengirim pelaut terbesar di dunia dengan lebih dari 200.000 pelaut yang kini bekerja di berbagai belahan bumi.

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Anjlok Nyaris 4 Persen Pasca Rencana Diplomasi AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Anjlok Nyaris 4 Persen Pasca Rencana Diplomasi AS dan Iran

Direktur PMSol, Joko Pramono, menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya saing kru kapal domestik. Program pelatihan dan standardisasi internasional yang diterapkan diharapkan mampu meningkatkan posisi tawar pelaut Indonesia. Kemitraan strategis sektor maritim ini juga diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas ekonomi nasional. Di tingkat makro, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa perekonomian Indonesia pada triwulan II 2026 tetap tumbuh dengan kuat. Momentum pertumbuhan inilah yang terus dijaga melalui diversifikasi dan penguatan industri maritim nasional di pasar internasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

industri maritimKerja Sama InternasionalPertamina Marine SolutionsPelaut Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai PaylaterHarga Minyak Dunia Anjlok Nyaris 4 Persen Pasca Rencana Diplomasi AS dan IranSistem Tertutup Tambak Udang Vaname Mulai Dikembangkan di Kawasan Industri SemarangLikuiditas Rubel Mengetat, Bank-Bank di Rusia Hadapi Krisis Uang TunaiMenkeu Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mendekati 6 Persen di Paruh KeduaHakim MK Pertanyakan Pengawasan Pemerintah Terkait Ganti Rugi Keterlambatan PesawatDitlantas Polda Metro Jaya Hadirkan Layanan SIM Keliling di Lima Lokasi JakartaPemulihan SMPN 2 Aceh Tamiang Rampung, Wajah Baru Sekolah Dorong Semangat Belajar Siswa

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap