apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Hukum

Kedatangan Tanpa Kata Eks Jampidsus di Rutan KPK

Nyaring AranDiterbitkan 26 Jul 2026 - 16.55 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kedatangan Tanpa Kata Eks Jampidsus di Rutan KPK
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Tepat ketika jarum jam baru saja melewati angka sebelas malam, sebuah mobil tahanan memasuki kawasan Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tidak ada keriuhan, hanya deru mesin dan langkah-langkah petugas yang memecah sunyi. Dari pintu belakang kendaraan itu turun seorang pria berbatik rapi; gerakannya tenang, wajahnya datar. Dialah Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus yang kini menyandang status tersangka pencucian uang.

Pria yang dulu menjadi simbol perlawanan terhadap kejahatan luar biasa itu tiba dengan sebuah keheningan yang janggal. Febrie tidak mengenakan rompi merah muda yang melekat pada para tahanan Kejaksaan Agung, tangannya pun bebas tanpa borgol. Satu gestur kecil yang ia lakukan hanya membetulkan lipatan kerah kemeja batiknya, seolah memastikan kerapian di tengah keadaan yang paling tidak rapi dalam hidupnya. Tidak ada kalimat yang meluncur, tidak ada tatapan yang dilempar kepada kamera. Ia membisu, menutup rapat seluruh tanya di balik pintu rutan.

Perjalanan malam itu bermula beberapa jam sebelumnya di Gedung Utama Kejaksaan Agung. Setelah menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang, Febrie resmi dikenakan penahanan pada Jumat, 24 Juli 2026. Begitu proses administrasi selesai, ia langsung digiring ke mobil tahanan dan meninggalkan gedung sekitar pukul 23.00 WIB. Keputusan untuk menempatkannya di Rutan KPK, bukan di fasilitas Kejaksaan Agung sendiri, menjadi isyarat bahwa ada pertimbangan-pertimbangan yang melampaui prosedur biasa.

Baca Juga

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Ketua Tim 9 yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan, Rudi Margono, mengungkapkan alasan di balik langkah tersebut. “Kami memastikan yang bersangkutan pernah setidaknya menangani kasus-kasus besar,” ujarnya dalam jumpa pers. Ia menambahkan, sinergi dengan KPK diperlukan demi akuntabilitas dan transparansi proses hukum. Secara tersirat, pernyataan itu menegaskan bahwa menahan Febrie di lingkungan KPK adalah upaya menjaga netralitas, melindungi baik yang bersangkutan maupun kepentingan kelembagaan. Sebab, seseorang yang pernah memimpin penuntutan perkara-perkara raksasa tentu membawa risiko keamanan dan psikologis tersendiri jika berada di tengah tahanan lain yang mungkin pernah berhadapan dengannya di ruang sidang.

Pemandangan malam itu menyisakan kontras yang dalam. Seorang jaksa yang pernah berdiri tegak di podium pengadilan, menggulirkan pasal-pasal berat, kini berjalan sebagai pihak yang dikenai pasal. Tanpa rompi tahanan yang lazim menjadi seragam penghinaan hukum, Febrie justru tampak seperti sedang menyeberang dari satu dunia ke dunia lain—dari dunia penegak ke dunia tertuduh—dengan tenang. Bungkamnya ia di hadapan publik bukanlah kosong, melainkan mungkin sebuah pilihan untuk menjaga martabat terakhir yang ia bisa kendalikan: kendali atas narasinya sendiri.

Baca Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi PDNS dan Skema Pemulihan Pasca-Serangan Ransomware

Penyidikan Dugaan Korupsi PDNS dan Skema Pemulihan Pasca-Serangan Ransomware

Dengan dipindahkannya penahanan ke Rutan KPK, lembar baru pengawasan silang antarlembaga penegak hukum pun kembali terbuka. Publik akan menanti bagaimana lembaga antirasuah itu mengelola perkara yang kini menyentuh salah satu figur penting di korps adhyaksa. Langkah ini bukan hanya soal teknis penahanan, melainkan ujian integritas bagi kolaborasi dua institusi yang kerap bersinggungan dalam pemberantasan korupsi. Malam itu, pintu Rutan KPK menutup di belakang Febrie Adriansyah dengan pertanyaan yang lebih keras dari keheningannya: akankah transparansi benar-benar berbicara, atau hanya berganti pegang tangan dalam tirai yang tetap tertutup?

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Febrie AdriansyahpenahananKejaksaan AgungTPPUpencucian uangRutan KPK

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap