apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Kapitalisasi Pasar Bursa Korea Selatan Menyusut Rp 18.076 Triliun Sejak Puncak Juni

Domu TobingDiterbitkan 30 Jul 2026 - 07.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kapitalisasi Pasar Bursa Korea Selatan Menyusut Rp 18.076 Triliun Sejak Puncak Juni
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar saham Korea Selatan tengah menghadapi guncangan hebat setelah kapitalisasi pasarnya merosot tajam. Sejak indeks Kospi mencapai puncaknya pada Juni lalu, sekitar US$1 triliun atau setara dengan Rp18.076 triliun nilai kapitalisasi pasar di bursa tersebut menguap. Penurunan ini memicu perhatian luas dari para pelaku pasar global, mengingat signifikansi bursa Korea Selatan yang saat ini secara keseluruhan bernilai sekitar US$4 triliun. Meskipun mengalami koreksi yang sangat dalam, indeks Kospi secara kumulatif masih mencatatkan kenaikan sebesar 62 persen sepanjang tahun berjalan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Kemerosotan tajam ini tidak lepas dari pergerakan saham-saham yang berkaitan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Samsung Electronics Co. dan SK Hynix Inc. menjadi dua saham utama penggerak sektor AI yang selama ini menarik minat besar dari investor global ke pasar saham Korea Selatan. Namun, ketika sentimen negatif mengenai prospek permintaan teknologi AI mulai merebak pada Senin pekan lalu, indeks Kospi langsung terkoreksi hampir 9 persen. Pada hari yang sama, saham SK Hynix yang tercatat di bursa Amerika Serikat bahkan anjlok hingga 9,3 persen. Secara keseluruhan, nilai pasar Samsung dan SK Hynix masing-masing telah merosot lebih dari 30 persen dari titik tertingginya pada Juni.

Kondisi ini menegaskan reputasi Kospi sebagai salah satu indeks utama yang paling volatil di dunia. Untuk meredam gejolak yang terlalu ekstrem, pemerintah Korea Selatan mengambil langkah taktis dengan menghentikan sementara penerbitan produk exchange-traded fund (ETF) leverage yang berbasis pada saham tunggal. Langkah regulasi ini diambil di tengah ketidakpastian pasar yang tinggi, meskipun efek jangka panjang dari kebijakan pembatasan ini terhadap stabilitas pasar secara keseluruhan masih belum dapat dipastikan secara mutlak.

Baca Juga

Saham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan Laba

Saham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan Laba

Meskipun bursa Korea Selatan sedang mengalami tekanan berat, posisi strategisnya dalam ekosistem teknologi global justru semakin tidak bisa diabaikan. Hani Redha, manajer portofolio di PineBridge Investments, menyatakan bahwa para investor saat ini tidak lagi dapat mengabaikan pasar Korea Selatan ketika mereka ingin membaca arah pergerakan perdagangan saham-saham AI. Pentingnya pasar ini juga tecermin dari keputusan Tai Hui, Chief Market Strategist Asia Pacific di JPMorgan Asset Management, yang mempresentasikan kondisi pasar Korea Selatan kepada tim globalnya untuk pertama kalinya dalam 14 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika di Seoul kini memiliki dampak sistemik yang lebih luas bagi portofolio global.

Keterkaitan erat antara bursa Korea Selatan dengan pasar global juga ditunjukkan oleh data Bloomberg. Korelasi 60 hari antara indeks Kospi dan indeks Nasdaq 100 di Amerika Serikat melonjak menjadi 0,46, jauh melampaui rata-rata korelasi lima tahun terakhir yang hanya sebesar 0,16. Bahkan pada tanggal 7 Juli lalu, tingkat sensitivitas Nasdaq 100 terhadap pergerakan Kospi saat pasar Korea Selatan melemah mencapai titik tertingginya sejak tahun 1990. Fenomena ini membuat para pembuat kebijakan dan pelaku pasar global seperti Andrew Jackson, Head of Japan Equity Strategy di Ortus Advisors, memutuskan untuk memasukkan grafik pergerakan Kospi sebagai salah satu indikator yang dipantau secara rutin untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.

Baca Juga

Petani Rakyat Kuasai 41 Persen Lahan Sawit Nasional, BPDP Tekankan Peran Strategis

Petani Rakyat Kuasai 41 Persen Lahan Sawit Nasional, BPDP Tekankan Peran Strategis

Peningkatan korelasi ini juga menjadi perhatian bagi para pengamat pasar internasional lainnya. Tokoh-tokoh seperti Ivan Feinseth selaku Chief Investment Officer di Tigress Financial Partners, Herald van der Linde selaku Head of Equity Strategy Asia Pacific di HSBC Holdings Plc, serta Chisa Kobayashi yang menjabat sebagai strategis ekuitas Jepang di UBS SuMi TRUST Wealth Management, terus memantau dampak rambatan dari volatilitas bursa Korea ini terhadap peta investasi global. Fluktuasi ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar saham global terhadap isu-isu rantai pasok teknologi, meskipun tingkat ketidakpastian mengenai kapan sentimen AI ini akan kembali stabil masih tetap tinggi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pasar sahamSamsungKOSPISK HynixBursa Korea SelatanTeknologi AI

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Pecah Kaca Rp1,2 Miliar di KalideresTiga Anggota DPRD TTU yang Dinonaktifkan dalam Kasus Dokter Icha Tetap Terima Hak KeuanganLurah Paya Pasir Medan Minta Maaf Setelah Video Ejek Keluhan Warga ViralFakta-Fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro oleh KPKMeski Tumbang dari Persebaya, Pelatih PSMS Puas Lihat Kemajuan TimSaham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan LabaRoberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia dan Bertekad Rebut Hati SuporterRusia Hujani Kyiv dan Kota-Kota Ukraina dengan Rudal Usai Peringatan Zelensky

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap