apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Pendidikan

Kala Soal Olimpiade Mengguncang Ruang Ujian Akpol

Domu TobingDiterbitkan 26 Jul 2026 - 00.12 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kala Soal Olimpiade Mengguncang Ruang Ujian Akpol
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Seleksi tingkat pusat calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun ini menghadirkan kejutan: standar ujian akademik dan bahasa Inggris dinaikkan setara dengan soal-soal olimpiade. Langkah yang diambil Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri ini memicu reaksi beragam dari para peserta. Bukan hanya menjadi batu ujian kecerdasan, kebijakan ini juga memantik gelombang refleksi tentang seberapa tinggi tuntutan yang kini dibebankan pada generasi muda yang bercita-cita menjadi perwira polisi.

Muhammad Hafiz Ridwan (18), calon taruna asal Jakarta Selatan, adalah potret dari keterkejutan itu. Sejak kelas 10 SMA, ia telah mendedikasikan waktunya untuk berlatih psikologi, jasmani, dan akademik. Prestasinya cemerlang: di seleksi tingkat panitia daerah, ia bertengger di peringkat keempat. Namun, di hadapan soal-soal pengembangan yang menuntut analisis mendalam, rasa percaya dirinya terpukul. "Saya tidak tahu kenapa ini sangat sulit tesnya," ujarnya, mengaku soal matematika menjadi tantangan terberat. Ironisnya, Hafiz bukanlah sembarang peserta. Ia adalah peraih medali emas di ajang World Science Environmental and Engineering Competition pada 2024 dan 2025. Bahkan juara sains internasional pun dibuat merasakan gigilnya standar baru Akpol.

Baca Juga

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Senada dengan Hafiz, Ghyna Islamiati Ramly (18) dari Palu juga harus menelan keterkejutan. Bekas pengalamannya sering mengikuti lomba bahasa Inggris saat SMP dulu, sempat menumbuhkan keyakinan bahwa tes serupa di Akpol bukan masalah berarti. Alumnus SMA Al-Azhar Mandiri Palu dan anggota Paskibraka 2024 Sulawesi Tengah ini lantas terbentur realita: soal-soal yang dihadapinya bukan lagi level sekolah, melainkan sejajar dengan olimpiade. "Memang sulit soalnya, memang setara soal olimpiade," kisah Ghyna. Pengalaman yang semula ia anggap sebagai bekal terbaik, justru menjadi cermin betapa tajinya standar yang kini dipatok Akpol.

Namun, di tengah riuh keterkejutan, ada pula suara apresiasi. M Aqil Ananda Arifin (19), peserta asal Kepulauan Riau, justru melihat kebijakan ini secara positif. Ia menekankan kualitas soal yang bagus dan proses seleksi yang berlangsung transparan鈥攄i mana hasil ujian langsung tampil di layar komputer begitu tes selesai. "Kualitas seleksi peserta transparan dan ketat," katanya. Bagi Aqil, regulasi yang ketat ini bukan sekadar penghalang, melainkan jaminan bahwa yang akan terjaring hanyalah putra-putri terbaik bangsa.

Baca Juga

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Langkah mendongkrak level ujian ini bisa dibaca sebagai penegasan arah: Polri tidak lagi sekadar mencari calon taruna dengan kemampuan dasar, tetapi memburu bibit-bibit unggul yang mampu berpikir analitis dan memiliki kecakapan global. Bahkan, pengalaman Hafiz dan Ghyna yang mentereng di kancah nasional dan internasional pun seakan "belum cukup" di hadapan standar baru ini. Akpol, dengan segala transparansi yang ditonjolkan, tengah memasang pagar yang sangat tinggi鈥攎ungkin sebagai investasi untuk melahirkan sosok perwira yang tak hanya kuat fisik, tetapi juga tajam logika dan lincah berbahasa. Namun, pertanyaannya adalah: sudah sejauh mana kesiapan para calon ini?

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Akpolseleksi tarunaujian akademikbahasa Inggrisolimpiadereaksi peserta

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap