Program stimulus transportasi yang digulirkan pemerintah selama masa libur sekolah tahun 2026 menunjukkan hasil yang positif. Sejumlah perusahaan transportasi nasional mencatatkan penyerapan anggaran program stimulus di atas 80 persen. Stimulus ini terbukti membantu masyarakat dalam mengakses layanan transportasi publik dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan mobilitas penumpang di berbagai wilayah Indonesia selama masa liburan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjadi salah satu operator yang mencatatkan penyerapan anggaran sangat tinggi. KAI berhasil menyerap anggaran stimulus sebesar Rp90,96 miilar, atau setara dengan sekitar 94,53 persen dari total pagu anggaran yang disediakan oleh pemerintah. Selama masa libur sekolah yang berlangsung dari tanggal 27 Juni hingga 5 Juli 2026, KAI melayani total lebih dari 3,44 juta pelanggan secara keseluruhan.








