apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Investasi di Batam Tumbuh 62,75 Persen pada Semester I 2026, Kepercayaan Investor Menguat

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 30 Jul 2026 - 07.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Investasi di Batam Tumbuh 62,75 Persen pada Semester I 2026, Kepercayaan Investor Menguat
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Realisasi investasi di Kota Batam menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif sepanjang paruh pertama tahun ini. Pada Semester I Tahun 2026, nilai realisasi investasi di kawasan ini mencatatkan kenaikan sebesar 62,75 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan ini menjadi indikator kuat semakin kokohnya kepercayaan para penanam modal terhadap iklim bisnis di Batam.

Berdasarkan data yang dihimpun, nilai investasi di Batam pada Semester I Tahun 2026 berhasil menembus angka Rp29,89 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dari pencapaian Semester I Tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp18,37 triliun. Perkembangan positif ini berjalan di bawah kepemimpinan

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Amsakar Achmad
, yang menjabat sebagai Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Selain dari sisi nilai investasi, volume proyek yang berjalan di Batam juga mengalami ekspansi yang cukup besar. Jumlah proyek investasi terpantau naik sebesar 32,82 persen, yakni dari 11.915 proyek pada Semester I Tahun 2025 menjadi 15.826 proyek pada Semester I Tahun 2026. Tidak hanya itu, rata-rata nilai investasi per proyek juga mengalami peningkatan sebesar 22,53 persen, dari Rp1,54 miliar menjadi Rp1,89 milar per proyek.

Baca Juga

Saham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan Laba

Saham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan Laba

Secara lebih terperinci, dinamika proyek di Batam terbagi ke dalam beberapa fase. Jumlah proyek yang telah memasuki tahap produksi mengalami kenaikan sebesar 52,32 persen hingga mencapai 6.932 proyek. Di sisi lain, proyek yang masih berada dalam tahap konstruksi juga mengalami pertumbuhan sebesar 20,78 persen menjadi 8.894 proyek. Aktivitas investasi yang masif ini memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja di Batam. Total pekerja yang terserap mencapai 40.943 orang, tumbuh sebesar 32,16 persen. Jumlah tersebut terdiri atas 40.423 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 520 Tenaga Kerja Asing (TKA).

Perkembangan investasi di Batam saat ini juga diwarnai dengan adanya pergeseran struktur investasi. Jika sebelumnya sektor jasa mendominasi investasi di kota ini, kini arah investasi mulai bergeser ke sektor industri manufaktur yang berbasis teknologi tinggi. Pada Semester I Tahun 2026, sektor jasa lainnya mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp6,09 triliun. Nilai ini bersaing ketat dengan sektor industri mesin, elektronika, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam yang membukukan investasi sebesar Rp6,07 triliun.

Sektor-sektor lain yang juga memberikan kontribusi signifikan meliputi industri kimia dan farmasi sebesar Rp3,97 triliun. Kemudian, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencatatkan investasi senilai Rp3,52 triliun, disusul oleh sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai Rp2,55 triliun.

Baca Juga

Petani Rakyat Kuasai 41 Persen Lahan Sawit Nasional, BPDP Tekankan Peran Strategis

Petani Rakyat Kuasai 41 Persen Lahan Sawit Nasional, BPDP Tekankan Peran Strategis

Dari sisi negara asal investor, Singapura masih mempertahankan posisinya sebagai kontributor investasi asing terbesar di Batam dengan sumbangsih mencapai Rp10,89 triliun pada Semester I Tahun 2026. Beberapa negara lain yang juga menjadi penyumbang utama investasi di Batam adalah Hong Kong dengan nilai Rp1,39 triliun, Korea Selatan sebesar Rp1,18 triliun, Republik Rakyat Tiongkok sebesar Rp1,11 triliun, serta Amerika Serikat dengan nilai investasi Rp1,02 triliun.

Kendati menunjukkan performa investasi yang impresif, Batam masih menghadapi sejumlah catatan evaluasi terkait daya saing daerah. Berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025, Kota Batam memperoleh skor keseluruhan sebesar 4,04 dari skala lima. Nilai terendah tercatat pada Pilar 7 yang mengukur Pasar Produk, khususnya pada indikator persaingan sektor jasa yang hanya memperoleh skor 2,91. Hal ini menjadi tantangan tersendiri di tengah struktur ekonomi Batam yang saat ini masih didominasi oleh industri pengolahan atau manufaktur dengan kontribusi 57,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang kemudian diikuti oleh sektor konstruksi sebesar 20,23 persen.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiekonomi daerahmanufakturBatamAmsakar AchmadBP Batam

Berita Terbaru Lainnya

29 Anak Korban Pencabulan Guru Les di Tangerang Jalani Pemulihan PsikologisPolisi Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Pecah Kaca Rp1,2 Miliar di KalideresTiga Anggota DPRD TTU yang Dinonaktifkan dalam Kasus Dokter Icha Tetap Terima Hak KeuanganLurah Paya Pasir Medan Minta Maaf Setelah Video Ejek Keluhan Warga ViralFakta-Fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro oleh KPKMeski Tumbang dari Persebaya, Pelatih PSMS Puas Lihat Kemajuan TimSaham Meta Anjlok 11 Persen akibat Pembengkakan Belanja AI dan Penurunan LabaRoberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia dan Bertekad Rebut Hati Suporter

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap