Bursa saham Korea Selatan mengalami tekanan hebat dan guncangan yang sangat signifikan pada sesi perdagangan hari Selasa (28/7). Indeks Harga Saham Komposit Korea, yang lebih dikenal sebagai KOSPI, dilaporkan anjlok hingga hampir 11 persen. Kejatuhan indeks yang sangat drastis ini memaksa pihak otoritas Bursa Efek Korsel untuk mengambil tindakan darurat dengan menghentikan sementara seluruh aktivitas perdagangan selama 20 menit. Akibat penurunan tajam ini, posisi KOSPI saat ini tercatat telah terkoreksi lebih dari 30 persen apabila dihitung dari posisi puncaknya yang sempat dicapai sekitar satu bulan yang lalu.








