apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

IMO Tolak Tarif Selat Hormuz, 500 Kapal Tertahan Tanpa Jaminan Keamanan

Usat NgajiDiterbitkan 26 Jul 2026 - 08.46 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IMO Tolak Tarif Selat Hormuz, 500 Kapal Tertahan Tanpa Jaminan Keamanan
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Organisasi Maritim Internasional (IMO) dengan tegas menolak usulan dari Amerika Serikat dan Iran untuk memberlakukan pungutan bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Penolakan ini disampaikan di tengah status darurat di jalur pelayaran vital tersebut, di mana sekitar 500 kapal dagang masih terjebak tanpa kejelasan rute aman. Operasi evakuasi yang digelar badan PBB itu terhenti mendadak setelah serangan terhadap sebuah kapal dagang, menyisakan ratusan awak dan muatan berharga dalam ketidakpastian. Sikap IMO menegaskan bahwa upaya menarik retribusi sepihak tidak memiliki pijakan dalam kerangka hukum laut internasional yang selama ini dijaga bersama.

Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez, dalam wawancara di London, Kamis lalu, menjelaskan bahwa setiap pungutan yang tidak selaras dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan tanpa dasar pemberlakuan yang sah, tidak dapat diterima. "Jika hal itu tidak sesuai dengan hukum internasional dan tidak memiliki dasar yang kuat untuk benar-benar diberlakukan, maka hal tersebut tidak dapat diterapkan," ujarnya. Pernyataan ini merespons wacana yang semula muncul dari Presiden AS Donald Trump dan juga digaungkan oleh Iran鈥攄ua negara yang justru tengah berseteru dalam konflik geopolitik yang memanaskan kawasan. Dengan nada diplomatik namun tegas, Dominguez menggarisbawahi bahwa hukum laut bukan alat tawar-menawar politik.

Baca Juga

PTPN Group Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan di Jawa Barat untuk Swasembada Bawang Putih

PTPN Group Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan di Jawa Barat untuk Swasembada Bawang Putih

Krisis logistik dan kemanusiaan pun membayangi. Sejak Juni, IMO memulai misi evakuasi terbatas bagi kapal-kapal yang terperangkap di perairan sekitar Selat Hormuz, namun misi itu terpaksa dihentikan setelah insiden serangan terhadap kapal dagang mengubah kalkulasi keamanan. Dominguez memperingatkan bahwa evakuasi hanya bisa dilanjutkan bila Iran dan Amerika Serikat mampu memberikan jaminan tanpa syarat bahwa kapal-kapal tersebut tidak akan dijadikan sasaran militer. Hingga kini, jaminan itulah yang belum kunjung terwujud, membuat nasib 500 kapal beserta awaknya menggantung di tengah meningkatnya suhu permusuhan.

Di luar Selat Hormuz, ketegangan di Laut Merah ikut mencuat setelah kelompok Houthi di Yaman, yang didukung Iran, mengumumkan blokade maritim terhadap kapal-kapal yang berafiliasi dengan Arab Saudi. Dominguez mengingatkan komunitas internasional bahwa transportasi laut tidak boleh disandera dalam permainan konflik geopolitik. "Transportasi laut tidak seharusnya dijadikan sandera dalam konflik geopolitik apa pun," tegasnya, menandakan bahwa instrumen perdagangan global harus dilindungi dari kepentingan politik sesaat. Seruan ini menjadi semakin relevan karena jalur-jalur strategis yang membawa energi dan barang kebutuhan pokok dunia kini berubah menjadi papan catur kekuatan besar.

Baca Juga

Ekonom Peringatkan Risiko Pemblokiran Rekening Sepihak terhadap Kepercayaan Nasabah

Ekonom Peringatkan Risiko Pemblokiran Rekening Sepihak terhadap Kepercayaan Nasabah

Dampak paling berat dirasakan oleh negara-negara Asia yang sangat bergantung pada pasokan minyak mentah dari Timur Tengah. Jepang, sebagai negara maritim besar, dinilai Dominguez dapat memainkan peran aktif untuk meredakan ketegangan dan mendorong perundingan antara para pihak. Wacana pembentukan kerangka pemantauan Selat Hormuz bersama Iran dan Oman pun sudah mulai dibahas, meski belum ada usulan resmi yang mengerucut. IMO berdiri di garda depan memastikan bahwa di tengah memanasnya suhu politik, hukum laut tetap menjadi kompas鈥攄an jalur strategis seperti Selat Hormuz tidak berubah menjadi medan tawar-menawar tarif yang justru mempersempit ruang gerak diplomasi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IMOSelat Hormuztarif kapalevakuasi maritimhukum internasionalketegangan geopolitik

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap