apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonom Peringatkan Risiko Pemblokiran Rekening Sepihak terhadap Kepercayaan Nasabah

Domu TobingDiterbitkan 1 Sep 2026 - 18.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonom Peringatkan Risiko Pemblokiran Rekening Sepihak terhadap Kepercayaan Nasabah
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) oleh Bank Mandiri yang dilakukan atas perintah aparat penegak hukum memicu perhatian serius dari kalangan ekonom. Langkah pemblokiran rekening ini dinilai berisiko memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah secara luas terhadap industri perbankan di Indonesia.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, memberikan peringatan mengenai dampak jangka panjang dari tindakan tersebut. Menurutnya, sektor perbankan sangat bergantung pada reputasi keamanan dan kepercayaan publik, sehingga intervensi yang dirasa sepihak dapat membawa konsekuensi negatif bagi stabilitas keuangan.

Mengapa Pemblokiran Rekening Ini Mengancam Kepercayaan Nasabah?

Mohammad Faisal mengingatkan bahwa pada dasarnya bisnis perbankan adalah bisnis kepercayaan (trust). Landasan utama dari operasional bank adalah adanya kepercayaan dari konsumen atau nasabah yang menitipkan uang mereka di institusi perbankan tersebut. Nasabah menaruh dana mereka dengan harapan bahwa uang tersebut aman dan dapat dikelola atau diakses tanpa adanya hambatan sepihak yang tidak terduga.

Ketika terjadi pemblokiran rekening nasabah, seperti dalam kasus koordinator AMPB oleh Bank Mandiri atas perintah aparat penegak hukum, hal ini dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan nasabah lainnya. Rasa aman nasabah dalam menyimpan dana mereka menjadi terganggu. Faisal menjelaskan bahwa ketika pelanggan atau nasabah sudah merasa tidak aman, kondisi tersebut secara langsung akan berdampak buruk terhadap kinerja bank yang bersangkutan.

Baca Juga

PTPN Group Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan di Jawa Barat untuk Swasembada Bawang Putih

PTPN Group Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan di Jawa Barat untuk Swasembada Bawang Putih

Bagaimana Dampak Penurunan Kepercayaan Terhadap Stabilitas Keuangan?

Lebih lanjut, dampak dari hilangnya rasa aman nasabah tidak berhenti pada penurunan kinerja satu bank saja. Faisal memperingatkan adanya risiko yang lebih besar bagi stabilitas ekonomi makro, yaitu potensi terjadinya penarikan dana secara massal atau bank rush.

Jika nasabah secara luas merasa bahwa dana mereka di bank sewaktu-wake dapat diblokir atau diintervensi secara sepihak, kepanikan dapat terjadi. Penarikan dana secara massal atau bank rush ini adalah kondisi yang sangat dihindari karena dapat mengganggu stabilitas di sektor keuangan secara keseluruhan. Sektor keuangan yang tidak stabil akibat kepanikan nasabah tentu akan mempersulit upaya menjaga kesehatan ekonomi nasional.

Apa Dampak Intervensi Ini Bagi Bank-Bank BUMN?

Kasus pemblokiran rekening oleh Bank Mandiri ini juga membawa dampak terhadap citra bank-bank milik negara secara umum. Faisal mencatat bahwa intervensi semacam ini dapat memengaruhi dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah kendali pemerintah.

Baca Juga

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi di Dairi Hingga Dua Kali Lipat

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi di Dairi Hingga Dua Kali Lipat

Sebagai bank pelat merah, Bank Mandiri merupakan bagian dari ekosistem perbankan negara. Faisal mengungkapkan kekhawatirannya dan berharap agar intervensi serupa tidak dilakukan terhadap bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya. Jika intervensi pemblokiran rekening ini diterapkan secara luas pada bank-bank Himbara lain, ancaman terjadinya bank rush yang jauh lebih masif akan meningkat tajam, yang pada akhirnya dapat membahayakan sistem perbankan nasional.

Mengapa Pemerintah Perlu Mengevaluasi Kebijakan Intervensi Perbankan?

Melihat besarnya risiko ekonomi yang dipertaruhkan, Faisal mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi. Pemerintah diimbau untuk mengevaluasi langkah intervensi yang melibatkan pihak perbankan dalam upaya meredam protes dan demonstrasi masyarakat.

Penggunaan instrumen perbankan, seperti pemblokiran rekening aktivis atau koordinator gerakan demonstrasi, dinilai sebagai langkah yang perlu dikaji ulang secara mendalam. Faisal menekankan pentingnya menjaga agar kebijakan penegakan hukum atau upaya meredam protes tidak mengorbankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan yang menjadi pilar stabilitas keuangan negara.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

HimbaraBank MandiriCORE Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

PTPN Group Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan di Jawa Barat untuk Swasembada Bawang PutihPupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi di Dairi Hingga Dua Kali LipatLakpesdam dan RMI PBNU Luncurkan Buku Pedoman Cegah Kekerasan di PesantrenSekolah Rakyat di Mamuju Tengah Berpeluang Segera DibangunEka Yogaswara Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo Terkait Sengketa Tanah Tendean 41Ada 64 Hotspot Karhutla di Sumut, Paling Banyak di KaroKisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas GarutKementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap