Pasar saham regional Asia boleh saja berpesta pora di zona hijau pada awal pekan ini. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia justru harus gigit jari. Pada penutupan perdagangan Senin (27/7/2026), IHSG terpuruk di teritori negatif akibat kombinasi sentimen domestik berupa pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia dan sikap hati-hati global menjelang pengumuman suku bunga acuan Amerika Serikat. Indeks domestik melemah 10,65 poin atau 0,17 persen ke level 6.185,78, sementara indeks saham-saham unggulan LQ45 menyusut 2,23 poin ke posisi 612,56.








