apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Ekonomi

IHSG Melemah di Tengah Ketidakpastian Transisi Bank Indonesia dan Kebijakan The Fed

Togar PanjaitanPublished 28 Jul 2026 - 12.55 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
IHSG Melemah di Tengah Ketidakpastian Transisi Bank Indonesia dan Kebijakan The Fed
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pasar saham regional Asia boleh saja berpesta pora di zona hijau pada awal pekan ini. Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia justru harus gigit jari. Pada penutupan perdagangan Senin (27/7/2026), IHSG terpuruk di teritori negatif akibat kombinasi sentimen domestik berupa pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia dan sikap hati-hati global menjelang pengumuman suku bunga acuan Amerika Serikat. Indeks domestik melemah 10,65 poin atau 0,17 persen ke level 6.185,78, sementara indeks saham-saham unggulan LQ45 menyusut 2,23 poin ke posisi 612,56.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Ketidakpastian dari dalam negeri bersumber dari kursi kepemimpinan bank sentral. Mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia memicu kekhawatiran pelaku pasar. Kendati Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti telah ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara demi menjaga roda organisasi tetap berjalan, pasar masih diliputi kecemasan. Investor masih meraba-raba arah kebijakan moneter ke depan, independensi Bank Indonesia, serta dampaknya terhadap stabilitas nilai tukar rupiah di masa transisi ini.

Dari luar negeri, pasar global tengah memasuki fase menanti (wait and see) menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28-29 Juli 2026. Keputusan bank sentral AS (The Fed) mengenai suku bunga acuan akan menjadi penentu arah likuiditas global. Di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah sebenarnya mulai mereda setelah AS menghentikan serangan ke Iran dan Teheran menyetop aksi balasan terhadap sekutu AS. Meredanya konflik ini menekan harga minyak mentah dunia, yang pada gilirannya mengurangi kekhawatiran inflasi energi global.

Also Read

Prabowo Panggil Pimpinan Sementara Bank Indonesia ke Istana untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Prabowo Panggil Pimpinan Sementara Bank Indonesia ke Istana untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Selain The Fed, perhatian investor global pekan ini terbagi pada beberapa agenda penting lainnya. Arah kebijakan moneter dari Bank of Japan (BoJ) dan Bank of England (BoE) turut dinanti. Rangkaian data makroekonomi AS, seperti inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), pertumbuhan ekonomi kuartal kedua, dan pesanan barang tahan lama juga menjadi fokus utama. Sementara dari China, pasar memantau rapat Politbiro untuk melihat arah stimulus ekonomi paruh kedua tahun ini, di tengah laporan pertumbuhan laba industri yang sedikit melambat menjadi 18,7 persen.

Secara sektoral, pelemahan IHSG didorong oleh kejatuhan delapan sektor industri. Sektor infrastruktur mencatat koreksi terdalam hingga 1,29 persen, disusul sektor properti yang merosot 0,75 persen, dan sektor energi yang melemah 0,66 persen. Sebaliknya, hanya ada dua sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor industri yang naik 0,72 persen dan sektor teknologi yang menguat 0,33 persen. Saham-saham seperti DMMX, BAJA, ZONE, TAMA, dan MCAS mencatatkan kenaikan tertinggi, sedangkan KDTN, ARKO, MLPT, OMRE, dan OILS menjadi pemberat indeks.

Also Read

Destry Damayanti Pimpin Sementara Bank Indonesia Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo

Destry Damayanti Pimpin Sementara Bank Indonesia Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo

Perdagangan hari itu ditutup dengan frekuensi transaksi mencapai 1,79 juta kali, melibatkan 26 miliar lembar saham senilai Rp 12,12 triliun. Sebanyak 360 saham melemah, 318 saham menguat, dan 287 saham stagnan. Rapor merah IHSG ini sangat kontras dengan bursa utama Asia lainnya yang kompak menguat, di mana Nikkei naik 0,66 persen, Shanghai Composite melonjak 1,15 persen, Hang Seng terapresiasi 0,98 persen, Kospi terangkat 0,97 persen, dan Straits Times naik 0,55 persen.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

IHSGBank IndonesiaThe Fedpasar sahamPerry Warjiyo

Berita Terbaru Lainnya

Komdigi Ajak Masyarakat Fokus pada Kerja Nyata ketimbang Polemik Londo IrengPerang Saudara Ganda Campuran Warnai Hari Pertama Taipei Open 2026TNI Angkatan Darat Kantongi Izin Lahan Hutan untuk Markas Batalyon BaruPrabowo Panggil Pimpinan Sementara Bank Indonesia ke Istana untuk Jaga Stabilitas RupiahDestry Damayanti Pimpin Sementara Bank Indonesia Pasca-Mundurnya Perry WarjiyoPemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Rokok untuk BPJS dan Kesejahteraan WargaRibuan Anggota Satlinmas Kota Malang Dikerahkan untuk Memburu Rokok IlegalKritik Tajam atas Label Londo Ireng dari Presiden Prabowo

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap