Bagaimana arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan ini, dan saham apa saja yang layak untuk dicermati oleh para pelaku pasar? Pertanyaan ini menjadi fokus utama para investor yang ingin mengoptimalkan portofolio investasi mereka sebelum pasar libur. Kabar baiknya, indeks saham domestik diproyeksikan memiliki peluang untuk menguat pada perdagangan hari Jumat (7/8). Hal ini memberikan angin segar bagi pasar keuangan dalam negeri setelah pergerakan sebelumnya.
Sebelum memasuki perdagangan hari ini, mari kita tinjau kembali kinerja indeks pada hari sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Kamis (6/8) sore, IHSG ditutup berada di level 6.343. Posisi ini menunjukkan adanya pelemahan tipis sebesar 7,42 poin atau minus 0,12 persen jika dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data yang dirilis oleh RTI Infokom, para investor melakukan transaksi dengan nilai total mencapai Rp18,06 triliun, di mana volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 54,76 miliar saham. Pada akhir perdagangan Kamis tersebut, tercatat ada 265 saham yang bergerak menguat, 337 saham mengalami koreksi atau melemah, sementara 192 saham lainnya terpantau stagnan alias tidak mengalami perubahan harga.
Meskipun pada hari sebelumnya ditutup melemah, IHSG diproyeksikan memiliki peluang cerah hari ini. Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Dalam analisis teknikalnya, Herditya memproyeksikan bahwa indeks saham gabungan memiliki potensi untuk menguat dan menguji rentang area antara 6.403 hingga 6.420. Kendati demikian, ia juga mengingatkan para investor untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya koreksi jangka pendek yang sewaktu-waktu bisa membayangi pergerakan indeks.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Terkait dengan potensi koreksi tersebut, Herditya menyarankan para pelaku pasar untuk mencermati peluang terjadinya pembalikan arah jangka pendek. Pembalikan arah ini berpotensi membawa indeks menuju ke kisaran level 6.251 hingga 6.303. Untuk pergerakan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang level support di angka 6.201 dan 6.029. Sementara itu, untuk level resistance diproyeksikan akan berada pada rentang 6.377 dan 6.454. Sebagai panduan investasi di tengah proyeksi ini, Herditya merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh investor, yaitu BNBR, MEDC, PTRO, dan SSIA.
Pandangan optimis mengenai kelanjutan penguatan IHSG juga datang dari Ivan Rosanova, yang merupakan Analis dari Binaartha Sekuritas. Ivan memperkirakan bahwa indeks saham gabungan masih memiliki peluang yang cukup terbuka untuk melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan hari ini. Menurut analisisnya, meskipun laju penguatan indeks sempat tertahan sementara di area resistance Fibonacci 6.392 pada sesi sebelumnya, peluang bagi IHSG untuk bergerak naik menuju level 6.545 dinilai masih terbuka lebar.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Namun, Ivan memberikan catatan penting bahwa peluang kenaikan menuju level target 6.545 tersebut akan tetap terjaga selama tidak ada tekanan jual yang cukup besar yang dapat mendorong IHSG turun hingga di bawah level 6.255. Untuk perdagangan hari ini, Ivan memprediksi pergerakan IHSG akan berada pada level support di angka 6.255, 6.183, dan 6.020. Di sisi lain, area resistance diprediksi akan berada di level 6.392, 6.545, dan 6.700. Untuk mendukung aktivitas transaksi para pelaku pasar hari ini, Ivan merekomendasikan saham-saham pilihan seperti MBMA dan PGAS.
Dengan adanya proyeksi penguatan dari para analis ini, para investor diharapkan dapat menyusun strategi investasi yang matang. Memperhatikan batas-batas support dan resistance dari kedua analis tersebut dapat membantu meminimalkan risiko di tengah fluktuasi pasar. Keputusan investasi yang bijak tentunya harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor agar perdagangan menjelang akhir pekan ini dapat berjalan dengan optimal.






