apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia Definitif

Parlin SinagaDiterbitkan 29 Jul 2026 - 10.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia Definitif
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami koreksi pada perdagangan hari Rabu (29/7). Perkiraan ini menyusul penutupan IHSG yang berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa (28/7) dengan pelemahan sebesar 55,195 poin atau 0,89 persen ke level 6.130,588.

Analis dari Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki potensi untuk melanjutkan pelemahannya pada hari Rabu (29/7). Secara analisis teknikal, potensi pelemahan indeks tersebut tercermin dari histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang terus menyempit. Selain itu, indikator Stochastic Relative Strength Index (RSI) juga terpantau melemah di area pivot. Berdasarkan indikator-indikator tersebut, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji level rentang 6.050 hingga 6.100 pada perdagangan hari Rabu.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Sentimen negatif tidak hanya datang dari pergerakan indeks saham, tetapi juga dari pasar valuta asing. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali ditutup melemah sebesar 0,41 persen ke level Rp 18.083 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi penutupan ini kian mendekati level terendah sepanjang masa yang berada di angka Rp 18.190 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda ini turut memberikan tekanan bagi pasar keuangan domestik.

Di tengah situasi tersebut, para investor saat ini memilih untuk mengambil sikap wait and see. Sikap kehati-hatian ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian terkait dengan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif berikutnya. Para pelaku pasar menilai bahwa sosok pemimpin bank sentral yang baru akan sangat memengaruhi arah kebijakan moneter serta langkah-langkah strategis Bank Indonesia di masa depan.

Baca Juga

BCA Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp29,5 Triliun pada Semester I-2026

BCA Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp29,5 Triliun pada Semester I-2026

Kondisi pasar juga dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri. Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) pada hari Senin (27/7) mengindikasikan adanya potensi pengenaan tarif impor tambahan terhadap sejumlah negara di Asia, termasuk China, Vietnam, dan Korea Selatan. Penyelidikan oleh USTR tersebut berkaitan dengan dugaan kelebihan kapasitas produksi serta praktik dumping pada sektor manufaktur. Meskipun penyelidikan ini menyasar beberapa negara tetangga, Indonesia sebelumnya juga telah dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen oleh Amerika Serikat.

Selain isu tarif dagang, fokus perhatian investor global saat ini tertuju pada hasil pertemuan bank sentral AS, the Fed. Pelaku pasar menantikan keputusan dari pertemuan tersebut, yang diperkirakan masih akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan mereka.

Dari sudut pandang analisis lain, MNC Sekuritas mencatat bahwa penurunan IHSG pada hari Selasa (28/7) masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volume perdagangannya terpantau mengecil. Dalam jangka pendek, pergerakan IHSG dinilai cenderung bergerak mendatar (sideways) dan diperkirakan tetap berada pada rentang Moving Average 20 (MA20) dan Moving Average 60 (MA60).

Baca Juga

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.055 per Dolar AS, Bank Indonesia Optimalkan Triple Intervention dan SRBI

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.055 per Dolar AS, Bank Indonesia Optimalkan Triple Intervention dan SRBI

Secara lebih terperinci, MNC Sekuritas memperkirakan bahwa saat ini posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv]. Pihak MNC Sekuritas mengidentifikasi area koreksi IHSG berada pada rentang level 6.074 hingga 6.107. Sementara itu, untuk area penguatan terdekat, indeks diperkirakan dapat mencapai rentang level 6.262 hingga 6.299.

Untuk menghadapi pergerakan pasar pada Rabu (29/7), sejumlah rekomendasi saham telah disiapkan bagi para pelaku pasar. Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham UNVR, BFIN, GGRM, ELSA, dan WIIM untuk diperhatikan sepanjang hari ini. Sementara itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati pergerakan saham ADMR, DSNG, ICBP, dan TPIA. Dinamika pasar modal ini terus terpantau di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, sebagaimana aktivitas para pengunjung yang mengamati layar pergerakan harga saham pada Senin (27/10/2025).

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pasar modalsahamIHSGBank IndonesiaRupiahPhintraco Sekuritas

Berita Terbaru Lainnya

BCA Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp29,5 Triliun pada Semester I-2026Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.055 per Dolar AS, Bank Indonesia Optimalkan Triple Intervention dan SRBIMenkeu Purbaya Ungkap 490 Daerah Berpotensi Terima Tambahan Dana TKDPT Bina Karya Digugat Puluhan Karyawan, Mengapa Badan Usaha Otorita IKN Ini Masuk Meja Hijau?The Affair Was Just the Beginning, Jadwal Tayang, Sinopsis, dan Cara Nonton di ViuKPK Gelar OTT di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Turut DiamankanUpdate Klasemen Piala AFF 2026, Singapura dan Malaysia Memimpin, Cek Jadwal Matchday 3Mengenal KDKMP, Bagaimana Perpres Baru Akan Mengatur Koperasi Desa Merah Putih?

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap