Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada sesi perdagangan hari Kamis (30/7). Perkiraan ini muncul setelah indeks acuan tersebut ditutup di zona merah pada perdagangan sebelumnya. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan indeks yang masih dibayangi oleh fase koreksi dan tekanan jual.
Pada penutupan perdagangan hari Rabu (29/7) sore, IHSG bertengger di level 6.091. Posisi tersebut menunjukkan penurunan sebesar 39,2 poin atau melemah sebesar 0,64 persen dibandingkan dengan sesi perdagangan hari sebelumnya. Berdasarkan data dari RTI Infokom, nilai transaksi yang tercatat sepanjang perdagangan kemarin mencapai Rp22,9 triliun dengan volume saham yang diperjualbelikan sebanyak 40,1 miliar lembar saham. Adapun frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1,97 juta kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang bergerak, sebanyak 177 saham mengalami penguatan, 468 saham mengalami koreksi, dan 148 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan bahwa IHSG masih berada dalam fase koreksi pada perdagangan hari Kamis ini. Menurut analisisnya, pergerakan indeks masih berada di bawah tekanan jual setelah kembali mengalami pelemahan pada hari sebelumnya. Herditya memproyeksikan area koreksi indeks saham akan berada pada kisaran 5.970 hingga 6.029. Namun, apabila terjadi skenario penguatan, indeks berpeluang untuk menguji rentang area 6.147 hingga 6.219. Untuk pergerakan hari ini, Herditya memproyeksikan level support IHSG berada di angka 6.007 dan 5.839, sedangkan level resistance diperkirakan berada di angka 6.266 dan 6.377.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memberikan pandangan yang sedikit berbeda mengenai potensi pergerakan indeks hari ini. Ivan menilai indeks saham memiliki peluang untuk melanjutkan fase pemulihan atau rebound. Hal ini dimungkinkan setelah IHSG berhasil bertahan di atas area support pentingnya. Menurut Ivan, selama level 6.020 tetap terjaga, IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan guna menguji titik resistance terdekatnya di level 6.199. Secara keseluruhan, Ivan memprediksi pergerakan IHSG hari ini akan berada pada level support 6.020, 5.887, dan 5.752, dengan level resistance di posisi 6.199, 6.545, 6.688, dan 6.835.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Menghadapi potensi pergerakan pasar tersebut, kedua analis juga memberikan rekomendasi saham pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh para investor. Herditya Wicaksana menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan saham-saham seperti ESSA, INCO, INDF, dan MDKA. Di sisi lain, Ivan Rosanova merekomendasikan beberapa saham pilihan lain, yaitu AADI, ADRO, MEDC, dan TLKM untuk dicermati sepanjang perdagangan hari ini.






