Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan pergerakan di zona merah pada sesi perdagangan hari Rabu (29/7). Setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya, pergerakan indeks saham domestik diperkirakan masih dibayangi oleh tren koreksi, meskipun peluang untuk bergerak menyamping (sideways) atau bahkan rebound tetap terbuka jika tingkat dukungan (support) tertentu mampu dipertahankan.
Pada perdagangan hari Selasa (28/7) sore, IHSG ditutup melemah ke level 6.130. Indeks saham terpangkas sebesar 55,19 poin atau mengalami penurunan sekitar 0,89 persen dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya. Data dari RTI Infokom menunjukkan bahwa total nilai transaksi yang dibukukan oleh para pelaku pasar mencapai Rp10,92 triliun, dengan volume perdagangan saham mencapai 25,45 miliar lembar saham. Dari keseluruhan saham yang ditransaksikan, tercatat ada 265 saham yang mengalami penguatan, 360 saham terkoreksi ke zona merah, sedangkan 172 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Herditya Wicaksana, selaku Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, memperkirakan bahwa pergerakan IHSG pada hari Rabu ini cenderung akan bergerak mendatar atau sideways. Menurut analisisnya, potensi koreksi maupun penguatan indeks diperkirakan masih relatif terbatas. Herditya memproyeksikan area koreksi bagi IHSG berada pada rentang 6.074 hingga 6.107. Namun, apabila indeks berbalik arah dan mengalami penguatan, IHSG memiliki kesempatan untuk menguji area resistansi di kisaran 6.262 sampai 6.299. Secara keseluruhan, ia memproyeksikan pergerakan indeks hari ini akan berada pada rentang support di level 6.111 dan 6.007, dengan batas resistance di level 6.599 dan 6.705.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Untuk perdagangan hari ini, Herditya merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dicermati oleh para investor. Saham-saham yang direkomendasikan tersebut meliputi ADMR, DSNG, ICBP, dan TPIA. Langkah diversifikasi pada saham-saham ini dinilai dapat menjadi alternatif bagi para pelaku pasar.
Di sisi lain, Ivan Rosanova yang merupakan analis dari Binaartha Sekuritas juga memberikan pandangannya mengenai laju IHSG. Ivan memperkirakan bahwa indeks saham masih memiliki potensi yang cukup besar untuk melanjutkan pelemahannya pada hari ini. Proyeksi koreksi ini didasarkan pada posisi penutupan IHSG sebelumnya yang berada di bawah level support terdekatnya. Ivan memperkirakan bahwa laju penurunan IHSG berpotensi menguji tingkat support Fibonacci yang berada pada level 6.074.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Meskipun demikian, Ivan menambahkan bahwa apabila level support 6.074 tersebut mampu bertahan dari tekanan jual, maka peluang bagi IHSG untuk melakukan rebound atau berbalik menguat diperkirakan akan segera terbuka lebar. Dalam analisis teknikalnya, Ivan memprediksi tingkat support IHSG hari ini akan berada pada angka 6.074, 5.971, serta 5.887. Sementara itu, tingkat resistance yang mungkin dihadapi oleh indeks berada pada level 6.199, 6.545, 6.688, dan 6.835.
Berdasarkan analisis tersebut, Ivan Rosanova merekomendasikan beberapa saham pilihan bagi para pelaku pasar untuk perdagangan Rabu ini. Saham-saham yang masuk dalam rekomendasinya adalah INCO, INDF, dan MDKA. Para investor diharapkan tetap cermat dan memantau pergerakan level support kunci guna mengantisipasi arah pergerakan pasar selanjutnya.






