Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan memiliki peluang untuk bergerak menguat pada perdagangan hari Rabu (5/8). Meskipun arah pergerakan indeks secara umum diperkirakan positif, para pelaku pasar tetap disarankan untuk berhati-hati. Hal ini dikarenakan adanya potensi koreksi dalam jangka pendek yang perlu diwaspadai selama jalannya transaksi hari ini. Pergerakan IHSG akan sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar yang terjadi sepanjang hari ini.
Melihat kilas balik pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup di level 6.319 pada Selasa (4/8) sore. Indeks saham domestik tersebut mencatatkan penguatan sebesar 85,11 poin atau mengalami kenaikan sebesar 1,37 persen dari sesi perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari RTI Infokom, para investor melakukan transaksi dengan nilai total mencapai Rp12,95 triliun. Adapun jumlah volume saham yang diperdagangkan pada hari itu tercatat sebanyak 33,48 miliar saham. Dari keseluruhan saham yang aktif ditransaksikan pada penutupan kemarin, tercatat sebanyak 399 saham mengalami penguatan, 224 saham mengalami koreksi, dan sebanyak 170 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan bahwa IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. Menurut analisis teknikal yang dilakukannya, IHSG berpotensi menguat untuk menguji rentang area antara 6.334 hingga 6.403. Kendati demikian, Herditya juga mengingatkan para investor untuk tetap mencermati adanya peluang pembalikan arah dalam jangka pendek menuju kisaran level 6.280 hingga 6.306. Untuk pergerakan hari ini, ia memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support di angka 6.201 dan 6.029, serta level resistance di angka 6.377 dan 6.454. Sebagai rekomendasi saham, Herditya menyarankan beberapa saham pilihan yang dapat dicermati oleh pelaku pasar, yaitu ANTM, EMAS, INDY, VKTR, dan XIHD.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Sementara itu, pandangan optimis juga datang dari Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova. Ia memperkirakan bahwa indeks saham gabungan masih memiliki peluang untuk melanjutkan laju penguatannya pada perdagangan hari ini. Peluang penguatan ini terbuka setelah IHSG berhasil ditutup di atas level resistance Fibonacci pada perdagangan sebelumnya. Ivan menjelaskan bahwa keberhasilan indeks untuk menembus ke atas level 6.291 akan membuka peluang bagi IHSG untuk terus melanjutkan kenaikan menuju level resistance berikutnya di angka 6.392. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa jika IHSG mampu ditutup di atas level 6.392 tersebut, maka potensi penguatan indeks diperkirakan dapat berlanjut hingga menyentuh level 6.545.
Untuk rentang pergerakan indeks pada hari ini, Ivan Rosanova memprediksi bahwa IHSG akan bergerak pada tingkat support di level 6.255, 6.183, dan 6.020. Sedangkan untuk target resistance, ia memproyeksikan pergerakan indeks berada pada level 6.392, 6.545, dan 6.700. Sebagai panduan investasi bagi para pelaku pasar, Ivan merekomendasikan beberapa saham pilihan yang menarik untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini, yaitu JPFA dan MEDC. Saham-saham tersebut dinilai memiliki peluang menarik di tengah pergerakan indeks hari ini.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Dengan adanya proyeksi dari kedua analis tersebut, pergerakan IHSG pada hari Rabu ini diperkirakan akan cukup dinamis. Investor dapat memanfaatkan peluang penguatan ini dengan tetap memperhatikan batasan support dan resistance yang telah dipetakan oleh para analis, baik dari MNC Sekuritas maupun Binaartha Sekuritas. Selain itu, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham rekomendasi seperti ANTM, EMAS, INDY, VKTR, XIHD, JPFA, dan MEDC untuk membantu mengoptimalkan keputusan investasi mereka di pasar modal pada hari ini.






