Kematian tragis yang menimpa sejumlah dokter muda peserta program magang atau internship belakangan ini membuka tabir kelam di balik proses regenerasi profesi medis di Indonesia. Tragedi terbaru yang merenggut nyawa seorang dokter magang di Kalibata, Jakarta Selatan, serta satu kasus lain di Lampung, kini menjadi alarm keras bagi dunia kesehatan tanah air. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi total sistem magang demi melindungi keselamatan fisik dan mental para dokter muda.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Kolonel Laut (Purn) Wiweka, menekankan bahwa rentetan peristiwa memilukan ini tidak bisa dipandang dari satu sudut saja. Menurutnya, setiap kasus memiliki dinamika dan latar belakang kesehatan yang berbeda-beda, termasuk adanya penyakit penyerta yang sudah diidap sebelum peserta terjun ke lapangan. Oleh karena itu, IDI memandang pentingnya penapisan kesehatan yang lebih ketat sebelum dokter muda dikirim ke berbagai fasilitas kesehatan.








