apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026

Andi TobanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 03.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Seluruh badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia secara kompak melakukan penyesuaian harga jual untuk produk BBM, khususnya jenis BBM nonsubsidi. Langkah penyesuaian harga ini sebelumnya telah dimulai dan dilakukan sejak tanggal 1 Agustus 2026. Kini, terhitung mulai tanggal 6 Agustus 2026, daftar harga terbaru untuk berbagai jenis bahan bakar nonsubsidi tersebut telah resmi diberlakukan di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia. Penyesuaian ini membawa perubahan harga di berbagai SPBU yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Badan usaha penyedia BBM yang melakukan penyesuaian harga pada periode ini mencakup berbagai perusahaan penyedia energi yang beroperasi di tanah air. Penyesuaian tarif BBM nonsubsidi tersebut dilakukan oleh

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Pertamina
, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation. Dengan adanya langkah penyesuaian dari seluruh badan usaha penyedia BBM ini, para konsumen kini dapat melihat perubahan harga yang bervariasi ketika mengisi bahan bakar di berbagai jaringan SPBU yang tersebar di wilayah Indonesia.

Sebagai contoh, di jaringan SPBU milik Pertamina yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, penurunan harga terjadi pada beberapa jenis produk BBM nonsubsidi. Harga bahan bakar jenis Pertamax Turbo mengalami penurunan dari yang sebelumnya sebesar Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter. Selain itu, harga BBM jenis Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan menjadi Rp16.600 per liter, setelah sebelumnya dijual seharga Rp17.000 per liter. Penurunan harga juga dirasakan oleh para pengguna bahan bakar jenis Pertamax (RON 92), yang kini harganya disesuaikan menjadi Rp15.950 per liter dari harga sebelumnya yang tercatat sebesar Rp16.250 per liter.

Baca Juga

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Meskipun beberapa produk BBM nonsubsidi jenis bensin mengalami penurunan harga, pihak Pertamina terpantau tidak mengubah harga untuk seluruh produk nonsubsidinya. Untuk produk bahan bakar diesel nonsubsidi seperti Pertamina Dex dan Dexlite, harganya dilaporkan tetap atau tidak mengalami perubahan sama sekali. Harga Pertamina Dex tetap bertahan di angka Rp21.150 per liter, sementara untuk produk Dexlite juga tetap dijual dengan harga Rp19.700 per liter pada penyesuaian kali ini.

Penurunan harga BBM nonsubsidi ini tidak hanya terjadi pada stasiun pengisian bahan bakar milik badan usaha seperti Pertamina saja. Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta lainnya yang beroperasi di Indonesia, seperti jaringan SPBU BP-AKR dan juga Vivo, terpantau turut serta mengalami penurunan harga pada produk-produk bahan bakar yang mereka tawarkan. Penurunan harga yang kompak ini memberikan alternatif pilihan harga baru bagi masyarakat pengguna BBM nonsubsidi.

Baca Juga

Iran Beri Peringatan Keras ke Negara Teluk, Setiap Serangan AS Akan Memicu Balasan Terhadap Infrastruktur Energi

Iran Beri Peringatan Keras ke Negara Teluk, Setiap Serangan AS Akan Memicu Balasan Terhadap Infrastruktur Energi

Terkait dengan latar belakang kebijakan penyesuaian harga ini, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasannya kepada publik. Beliau menyampaikan bahwa langkah penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi ini dilakukan dengan mengikuti tren perkembangan rata-rata harga minyak yang ada di pasar dunia. Tidak hanya itu, dalam menentukan formulasi penyesuaian harga ini, pihak penyedia juga turut mempertimbangkan nilai tukar mata uang rupiah terhadap mata uang asing sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaHarga BBMBBM NonsubsidiSPBU

Berita Terbaru Lainnya

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta CepatIran Beri Peringatan Keras ke Negara Teluk, Setiap Serangan AS Akan Memicu Balasan Terhadap Infrastruktur EnergiRencana Penerbitan Obligasi Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah SakitSempurnakan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis, Kemenkes dan BGN Serap Masukan Ahli GiziPembangunan Ulang JPO Tendean di Jakarta Selatan Segera DimulaiEkonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026Suntikan SAL Rp70 Triliun ke Himbara, Bagaimana Skema dan Pembagiannya?Investor Asing Mulai Rotasi Portofolio ke Saham Komoditas saat IHSG Menguat

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap