Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara secara aktif berpartisipasi dalam ajang Apindo UMKM & Business Investment Expo 2026. Pameran yang berlangsung pada tanggal 3 hingga 4 Agustus 2026 ini diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan berskala nasional ini, pihak pemerintah daerah berupaya keras untuk memperkenalkan berbagai potensi serta peluang investasi yang ada di wilayah mereka. Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Kalimantan Utara terus berupaya untuk menarik perhatian para pelaku usaha dan pemangku kepentingan agar dapat menanamkan modalnya di daerah tersebut.
Pada hari Selasa di sela-sela rangkaian acara pameran tersebut, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mempromosikan secara langsung potensi investasi daerahnya. Kehadiran aktif dari Gubernur Zainal A. Paliwang dalam memimpin promosi ini memperlihatkan komitmen nyata dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk menjaring para mitra bisnis yang potensial. Pemerintah daerah menggunakan momentum penting ini untuk memamerkan peluang investasi strategis sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang ada di Kalimantan Utara.
Dalam pemaparannya di hadapan para calon mitra usaha dan pengunjung, Gubernur Zainal A. Paliwang secara spesifik menyoroti potensi besar yang dimiliki Kalimantan Utara dalam sektor hilirisasi industri dan pengembangan energi hijau. Kedua bidang ini menjadi fokus utama promosi karena dinilai memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah di masa depan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berupaya meyakinkan para calon penanam modal bahwa wilayah provinsi termuda ini memiliki daya dukung yang sangat baik untuk pengembangan proyek-proyek hilirisasi industri serta pemanfaatan energi hijau.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Selain fokus pada sektor industri dan investasi skala besar, upaya promosi ini juga memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan sektor usaha kemasyarakatan. Produk-produk UMKM lokal yang memiliki orientasi ekspor menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan promosi tersebut. Melalui partisipasi aktif dalam pameran ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menaruh harapan besar agar langkah ini dapat membuka akses pasar yang jauh lebih luas bagi para pelaku usaha kecil, terutama mereka yang menjalankan usahanya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Target utama dari seluruh rangkaian kegiatan promosi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ini adalah untuk menjaring minat investasi secara luas. Pemerintah daerah menargetkan ketertarikan dari para investor dalam negeri maupun investor asing agar mau menanamkan modal mereka di Kalimantan Utara. Dengan adanya investasi baru yang masuk, diharapkan pertumbuhan ekonomi di provinsi termuda di Indonesia ini dapat berkembang dengan lebih cepat dan merata.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Ajang pameran bisnis ini diselenggarakan bersamaan dengan Rakerkonas Apindo 2026. Pertemuan penting ini dihadiri oleh berbagai kalangan berpengaruh, mulai dari jajaran menteri kabinet, duta besar dari negara-negara sahabat, para pimpinan dunia usaha tingkat nasional, hingga perwakilan dari pemerintah daerah di seluruh kawasan timur Indonesia. Kehadiran para tokoh penting dan pengambil keputusan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi Provinsi Kalimantan Utara untuk mempromosikan potensi daerahnya secara langsung dan membangun jaringan kerja sama investasi yang lebih luas.






