apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Gelombang Hoaks Ancam Kepercayaan Publik pada Lembaga Negara

Usat NgajiDiterbitkan 25 Jul 2026 - 23.42 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gelombang Hoaks Ancam Kepercayaan Publik pada Lembaga Negara
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Di tengah derasnya arus informasi, institusi negara kerap menjadi sasaran empuk narasi palsu yang disebar secara sistematis. Serangan tak terlihat ini bukan sekadar kenakalan digital, melainkan upaya terencana mengikis kepercayaan publik terhadap fondasi demokrasi. Belakangan, dua isu mencolok ramai diperbincangkan: klaim bahwa DPR menolak Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, dan tudingan bahwa Polri merupakan lembaga paling korup di Asia Tenggara. Keduanya terbukti tak berdasar, namun jejak residunya sudah terlanjur membentuk persepsi negatif.

Data resmi memperlihatkan keganasan fenomena ini. Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat 1.674 konten hoaks sepanjang 22 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025. Setelah penipuan yang mencapai 589 kasus, isu pemerintahan langsung mengekor di posisi kedua dengan 341 konten. Angka ini mengungguli hoaks politik (166 kasus), kesehatan (87), kebencanaan (68), dan kategori sensitif lainnya. Dominasi tema pemerintahan menjadi sinyal bahaya bahwa sasaran utamanya adalah meragukan legitimasi lembaga.

Kabar bohong pertama yang menyasar parlemen langsung dibantah keras. Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menegaskan di hadapan sidang paripurna bahwa informasi yang menyebut DPR menolak pembahasan RUU Perampasan Aset adalah berita bohong. Ia memastikan lembaganya tidak pernah mengambil sikap penolakan, dan narasi liar itu sengaja diputar untuk menciptakan kesan bahwa wakil rakyat enggan membersihkan korupsi besar. Langkah cepat klarifikasi semacam ini menjadi penting sebelum isu menggumpal menjadi kemarahan publik yang buta arah.

Baca Juga

Syarat Perpanjang SIM Wajib Melampirkan Bukti Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan

Syarat Perpanjang SIM Wajib Melampirkan Bukti Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan

Serangan berikutnya mengarah ke kepolisian dengan klaim berbasis hasil survei dari lembaga internasional IndexMundi. Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana, membongkar kelemahan metodologis yang mencolok. Sampel responden antarnegara sangat timpang: Indonesia hanya diwakili sekitar 290-an orang, sementara Filipina menjangkau 900-an dan Thailand bahkan kurang dari 200. Survei dilakukan sepenuhnya secara daring tanpa verifikasi memadai, membuka celah bias sampel, seleksi mandiri, dan potensi manipulasi. Menurutnya, data yang rapuh seperti itu tidak layak dijadikan dasar untuk memvonis reputasi sebuah institusi.

Keterangan Ayip mengingatkan bahwa tidak semua survei berlabel internasional otomatis sahih. Publik didorong menjadikan informasi semacam itu sebagai pemicu untuk bertanya lebih dalam, bukan sebagai kebenaran mutlak. "Jadikan saja narasi yang berkembang dari survei itu sebagai bahan untuk bertanya dan mengevaluasi, bukan sebagai dasar untuk menghakimi," ujarnya, menutup paparan dengan ajakan memperkuat daya kritis. Cara pandang ini juga senada dengan imbauan aparat di daerah yang terus mengklarifikasi hoaks, seperti video viral macan turun gunung yang ternyata rekaman insiden mortir di Bandung Barat, atau denda tilang ban gundul yang tidak pernah ada.

Baca Juga

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Di balik semua ini, perang informasi telah menjadi tantangan serius yang tak bisa dihadapi sendiri oleh satu pihak. Legislatif, eksekutif, media massa, dan warga digital harus membangun barikade kolektif: verifikasi sebelum membagi, skeptis sebelum menghakimi, dan menjadikan literasi digital sebagai kebiasaan, bukan sekadar jargon. Jika kepercayaan terhadap institusi runtuh oleh hoaks, yang tersisa bukanlah kemenangan satu kelompok, melainkan kekalahan bersama sebagai bangsa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

hoaksinstitusi negarakepercayaan publikverifikasiDPRPolri

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap