Geliat olahraga berbasis komunitas kini tidak lagi sekadar urusan menjaga kebugaran fisik dan keringat semata. Di era modern ini, aktivitas olahraga yang telah menyatu dengan gaya hidup masyarakat urban menjelma menjadi ceruk pasar baru yang sangat potensial bagi industri kreatif. Transformasi ini menjadi momentum penting yang ditangkap oleh Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara lebih dinamis dan inklusif.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa pendekatan gaya hidup yang bertumpu pada partisipasi aktif publik terbukti ampuh menggerakkan berbagai subsektor kreatif. Ketika sebuah kegiatan olahraga diselenggarakan, efek bergandanya langsung dirasakan oleh banyak pihak. Industri desain pakaian olahraga (apparel), jasa dokumentasi visual seperti fotografi, manajemen acara (event organizer), media, hiburan, hingga pelaku kuliner lokal semuanya mendapatkan ruang untuk bertumbuh dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.








