apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026

Nyaring AranDiterbitkan 7 Agu 2026 - 02.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perekonomian Indonesia menunjukkan performa yang sangat positif sepanjang Semester I-2026. Berdasarkan data yang dirilis, pertumbuhan ekonomi nasional berhasil mencapai angka 5,45 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Pencapaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN. Meskipun mencatatkan pertumbuhan yang sangat kuat dan kompetitif di tingkat regional, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang paruh pertama tahun 2026 tersebut tercatat masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi negara Vietnam.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Jika ditinjau secara lebih spesifik pada periode triwulan II-2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada triwulan kedua tahun 2026 tersebut, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (yoy). Tidak hanya kuat secara tahunan, kinerja ekonomi nasional pada triwulan II-2026 ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 3,73 persen secara kuartal-ke-kuartal atau quarter-on-quarter (qtq). Angka-angka ini mencerminkan dinamika pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan dalam aktivitas perekonomian domestik selama periode triwulan kedua tersebut.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi pada periode triwulan II-2026 ini mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian RI), Airlangga Hartarto, secara resmi menyampaikan tanggapan pemerintah terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tersebut. Tanggapan yang disampaikan oleh Airlangga Hartarto selaku Menko Perekonomian RI ini menjadi representasi dari bagaimana pemerintah memandang arah perkembangan ekonomi nasional, serta bagaimana kebijakan yang diambil berjalan selaras dengan hasil pertumbuhan yang telah dicapai pada triwulan kedua tahun 2026.

Baca Juga

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Keberhasilan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif ini tentu tidak lepas dari peran berbagai sektor penting yang menjadi pilar utama. Perekonomian Indonesia sepanjang periode tersebut sangat ditopang oleh kinerja dari industri pengolahan, sektor jasa, sektor akomodasi, serta sektor penyediaan makanan dan minuman. Sektor-sektor ini, mulai dari industri pengolahan hingga sektor makanan dan minuman, secara konsisten memberikan kontribusi yang signifikan dan menjadi motor penggerak utama bagi laju pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan. Aktivitas yang produktif di sektor-sektor ini terbukti mampu menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur yang positif.

Lebih lanjut, kinerja dari berbagai sektor yang menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut tidak berjalan sendiri. Sektor industri pengolahan, sektor jasa, akomodasi, serta makanan dan minuman mendapatkan dorongan yang kuat dari program andalan pemerintah. Program andalan yang dimaksud adalah program MBG. Melalui program MBG ini, sektor-sektor penopang ekonomi tersebut mendapatkan dukungan strategis yang diperlukan untuk memaksimalkan kinerjanya. Sinergi antara program MBG dengan sektor-sektor produktif tersebut terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat struktur perekonomian Indonesia selama Semester I-2026 dan triwulan II-2026.

Baca Juga

Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026

Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026

Secara keseluruhan, data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I-2026 yang mencapai 5,45 persen yoy, serta pertumbuhan triwulan II-2026 yang tumbuh sebesar 5,29 persen yoy dan 3,73 persen qtq, menegaskan ketahanan ekonomi nasional. Walaupun posisi pertumbuhan Indonesia di tingkat ASEAN masih berada di bawah Vietnam, hasil ini tetap menempatkan Indonesia di jajaran teratas regional. Melalui koordinasi pemerintah yang disampaikan oleh Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto, serta dukungan program andalan MBG terhadap industri pengolahan, sektor jasa, akomodasi, dan makanan-minuman, Indonesia menunjukkan kesiapan untuk terus menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi ini ke depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaAirlangga Hartartopertumbuhan ekonomiASEANProgram MBG

Berita Terbaru Lainnya

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta CepatIran Beri Peringatan Keras ke Negara Teluk, Setiap Serangan AS Akan Memicu Balasan Terhadap Infrastruktur EnergiHarga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026Rencana Penerbitan Obligasi Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah SakitSempurnakan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis, Kemenkes dan BGN Serap Masukan Ahli GiziPembangunan Ulang JPO Tendean di Jakarta Selatan Segera DimulaiSuntikan SAL Rp70 Triliun ke Himbara, Bagaimana Skema dan Pembagiannya?Investor Asing Mulai Rotasi Portofolio ke Saham Komoditas saat IHSG Menguat

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap