Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada hari Minggu (26/7) malam. Insiden tragis yang terjadi di Jalan Pulo Mas Utara 2B ini menyisakan duka mendalam setelah dilaporkan merenggut nyawa dua anak yang merupakan kakak dan adik. Kebakaran tersebut dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 19.31 WIB, saat sebagian warga sekitar sedang beraktivitas di dalam rumah masing-masing.
Kedua korban yang kehilangan nyawa dalam musibah ini ditemukan oleh petugas di dalam salah satu kamar tidur di rumah tersebut. Pihak kepolisian telah mengonfirmasi identitas serta hubungan kekeluargaan dari kedua korban. Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora pada hari Senin (27/7) membenarkan bahwa kedua korban merupakan saudara kandung kakak dan adik. Berdasarkan data kepolisian, sang kakak lahir pada tahun 2011, sedangkan adiknya lahir pada tahun 2018.
Kronologi awal peristiwa ini diungkapkan oleh seorang petugas keamanan setempat bernama Agung yang menyaksikan detik-detik awal terjadinya kebakaran. Sebelum api membesar, Agung sedang berada di pos keamanan bersama ayah dari kedua korban. Keduanya tengah berbincang santai di pos tersebut ketika peristiwa nahas itu terjadi secara tiba-tiba dari arah rumah korban.
Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Menurut penuturan Agung, situasi langsung berubah mencekam ketika terlihat kobaran api. Agung menyatakan bahwa terdapat dua unit sepeda motor yang berada di dalam rumah tersebut meledak di tengah kepungan api. Sebelum api menyebar luas dan melalap bangunan, para tetangga di sekitar lokasi kejadian juga mengaku mendengar suara dentuman keras yang menyerupai ledakan dari arah rumah korban.
Melihat rumahnya dilalap si jago merah, ayah dari kedua anak tersebut seketika panik dan mencoba menerobos kobaran api yang sudah membesar demi menyelamatkan buah hatinya yang masih berada di dalam rumah. Namun, aksi nekat sang ayah segera dihalangi oleh warga sekitar yang menahannya agar tidak masuk ke dalam bangunan yang sudah dipenuhi api demi keselamatan jiwanya.
Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran beserta unit pendukung dan 45 personel dikerahkan ke lokasi di Jalan Pulo Mas Utara 2B. Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain. Upaya pemadaman tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam, hingga akhirnya seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 21.21 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, pihak kepolisian langsung mengamankan tempat kejadian perkara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Garis polisi kini telah dipasang di pagar rumah yang hangus terbakar tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran yang merenggut dua nyawa anak tersebut serta total kerugian materiil yang ditimbulkan masih berada dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.






