Pemerintah Indonesia saat ini tengah menaruh perhatian serius terhadap dugaan praktik culas yang menyasar program pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini mengungkap adanya dugaan praktik mafia beras yang menyalahgunakan label beras fortifikasi demi meraup keuntungan finansial dalam jumlah besar. Beras fortifikasi merupakan beras yang telah diperkaya dengan kandungan nutrisi tambahan, yang secara khusus ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat berpenghasilan rendah serta anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Penyalahgunaan label ini dinilai mencederai upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kerawanan pangan dan perbaikan gizi nasional.








