apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

DPR Jaring Masukan RUU Perampasan Aset dari Papua hingga Kalimantan

Nyaring AranPublished 28 Jul 2026 - 15.00 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
DPR Jaring Masukan RUU Perampasan Aset dari Papua hingga Kalimantan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Upaya penguatan penegakan hukum di Indonesia kini tengah memasuki babak baru dengan fokus yang bergeser ke arah pemulihan aset negara. Paradigma pemberantasan kejahatan yang selama ini menitikberatkan pada pengejaran pelaku kini mulai diarahkan untuk merampas hasil kejahatan itu sendiri. Komitmen ini tercermin dalam langkah Komisi III DPR RI yang aktif menjaring aspirasi masyarakat di berbagai wilayah pelosok tanah air terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa aturan hukum yang dilahirkan nantinya benar-benar membumi dan aplikatif di tingkat daerah.

Selama masa reses, para wakil rakyat yang membidangi hukum dan hak asasi manusia ini turun langsung ke lapangan. Mereka mengunjungi tiga provinsi strategis yang merepresentasikan wilayah timur dan utara Indonesia, yakni Papua Tengah, Maluku Utara, serta Kalimantan Utara. Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi III berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan setempat guna menyerap masukan konkret mengenai RUU yang saat ini sedang menjadi sorotan publik secara luas.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan bahwa penyusunan regulasi krusial ini tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa atau hanya melihat dari sudut pandang Jakarta saja. Dalam keterangannya pada Selasa, 28 Juli 2026, ia menekankan pentingnya mengakomodasi keunikan dan karakteristik persoalan hukum yang dihadapi oleh aparat penegak hukum di setiap daerah. Legislasi yang baik, menurutnya, harus lahir dari proses yang inklusif dan terbuka terhadap berbagai perspektif masyarakat setempat.

Also Read

Bukan Tersangka Narkoba, Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Anggota

Bukan Tersangka Narkoba, Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Anggota

Dari serangkaian diskusi di daerah-daerah tersebut, muncul sebuah kesimpulan penting yang menjadi benang merah aspirasi masyarakat. Publik dan aparat penegak hukum di daerah sangat mendambakan instrumen hukum yang lebih perkasa untuk menyita hasil-hasil kejahatan. Fokus penegakan hukum harus mulai bergeser dari sekadar menghukum fisik pelaku kejahatan menjadi melacak aliran dana serta menyita aset yang diperoleh secara ilegal. Pendekatan ini dikenal dengan prinsip melacak uang dan melacak aset hasil kejahatan secara progresif.

Kendati demikian, penguatan wewenang negara dalam merampas aset kejahatan tidak boleh mengabaikan prinsip-prinsip keadilan. Komisi III DPR RI menyadari sepenuhnya bahwa kewenangan yang besar tanpa pengawasan ketat rentan disalahgunakan. Oleh karena itu, undang-undang ini nantinya dirancang agar tetap proporsional dan melindungi hak asasi manusia. Aturan baru tersebut diharapkan dapat menjadi senjata hukum yang kuat namun tetap adil, tanpa memberikan celah bagi aparat untuk bertindak sewenang-wenang.

Also Read

Kesepakatan Damai Bentrokan Menteng Menepis Isu Miring tentang Korban

Kesepakatan Damai Bentrokan Menteng Menepis Isu Miring tentang Korban

Seluruh masukan berharga yang diperoleh dari kunjungan kerja ini akan dijadikan bahan evaluasi mendalam dalam proses pembahasan RUU selanjutnya. Keterlibatan aktif masyarakat daerah dalam merumuskan undang-undang ini diharapkan mampu melahirkan regulasi yang komprehensif. Pada akhirnya, partisipasi publik dari berbagai penjuru nusantara ini menjadi pondasi penting untuk membangun sistem hukum nasional yang tidak hanya efektif dan berintegritas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai keadilan sosial.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

DPR RIRUU Perampasan AsetKomisi IIIHabiburokhmanKunjungan Kerja

Berita Terbaru Lainnya

PDRI Dorong Perempuan Ambil Peran dalam Menentukan Arah Kebijakan BangsaIDI Desak Pembatasan Jam Kerja Dokter Magang demi Lindungi NyawaRevolusi Kebiasaan Warga Grogol Selatan Mengolah Sampah Menjadi Pupuk KomposBukan Tersangka Narkoba, Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan AnggotaKesepakatan Damai Bentrokan Menteng Menepis Isu Miring tentang KorbanEnam Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejaksaan AgungPramono Anung Minta Warga Tahan Diri Setelah Bentrokan Maut di MentengStrategi Pasar Mikro Dongkrak Penjualan Semen Indonesia hingga 18 Juta Ton

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap