apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Dow Jones dan S&P 500 Tembus Rekor Tertinggi Baru, Apa Pemicu Utamanya?

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 5 Agu 2026 - 22.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dow Jones dan S&P 500 Tembus Rekor Tertinggi Baru, Apa Pemicu Utamanya?
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Mengapa pasar saham global, khususnya di Wall Street, tiba-tiba melonjak tajam hingga mencetak rekor baru? Pertanyaan ini muncul setelah indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Selasa (4/8). Jawabannya terletak pada kombinasi antara rilis kinerja keuangan korporasi yang solid serta meredanya ketegangan geopolitik yang sempat melambungkan harga minyak dunia.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 933,95 poin atau 1,76 persen hingga bertengger di level 54.112,36. Penguatan serupa juga dialami oleh indeks S&P 500 yang naik 115,96 poin atau 1,53 persen menuju level 7.716,66. Tidak ketinggalan, indeks Nasdaq Composite yang sarat dengan saham teknologi melejit 548,22 poin atau 2,12 persen ke posisi 26.462,11. Momentum positif ini bahkan sempat membawa indeks saham global menyentuh rekor tertinggi baru dalam sesi perdagangan intraday.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Dorongan utama dari dalam negeri Amerika Serikat berasal dari proyeksi kinerja emiten yang sangat optimistis. Saham Caterpillar, misalnya, naik signifikan setelah manajemen menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahunan mereka, didorong oleh masifnya pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah serupa juga diikuti oleh Palantir Technologies yang sahamnya ikut melambung setelah merevisi naik proyeksi pendapatan tahunannya. Tren positif ini diperkuat oleh data LSEG yang menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen perusahaan dalam indeks S&P 500 berhasil membukukan laba kuartalan di atas ekspektasi analis.

Baca Juga

Selisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range

Selisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range

Oliver Pursche, Senior Vice President sekaligus Penasihat di Wealthspire Advisors, menjelaskan situasi pasar saat ini. Menurutnya, para investor bereaksi positif terhadap realisasi laba perusahaan yang lebih kokoh dan ekspektasi kinerja ke depan yang lebih baik. Optimisme yang meluas ini tercermin secara langsung pada pergerakan harga saham di papan perdagangan.

Di sisi lain, penurunan tajam harga minyak global turut memberikan angin segar bagi pasar keuangan. Harga minyak mentah AS (WTI) merosot 5,43 persen menjadi USD 75,98 per barel, sedangkan minyak mentah Brent melemah 5,24 persen ke level USD 79,38 per barel. Penurunan ini dipicu oleh harapan meredanya konflik di Timur Tengah setelah adanya pernyataan dari pejabat Amerika Serikat dan Qatar terkait potensi diakhirinya perang Iran. Langkah damai ini diharapkan dapat memperlancar kembali arus pasokan minyak melalui Selat Hormuz.

Baca Juga

Menuju 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen dan Angka Kemiskinan Indonesia Turun

Menuju 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen dan Angka Kemiskinan Indonesia Turun

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan adanya kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran dan Oman untuk meningkatkan lalu lintas kapal di selat tersebut, meskipun kesepakatan akhir hingga kini masih belum tercapai sepenuhnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent sempat menyebutkan bahwa kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz berpotensi tercapai paling cepat pada Selasa atau Rabu.

Seiring dengan turunnya harga minyak dan meningkatnya harapan perdamaian, imbal hasil obligasi pemerintah AS pun melemah. Kondisi ini membuat para pelaku pasar menurunkan ekspektasi mereka terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan September mendatang. Sebagian besar analis menilai bahwa Ketua The Fed, Kevin Warsh, tidak menginginkan adanya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Wall Streetsahamekonomi globalpasar keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Dua Murid Sekolah Rakyat Wakili Indonesia di Forum Anak ASEAN 2026, Bagaimana Persiapan dan Peran Mereka?Mengapa Bupati Kuansing Nonaktif Diduga Memotong TPP Pegawai hingga Setengahnya?Derby Milan di Australia dan Laga Pramusim Sengit Hiasi Jadwal Bola Malam Ini 5-6 Agustus 2026Skenario Kelolosan Piala AFF 2026, Siapa Saja yang Lolos Semifinal dan Gugur?KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy KarimKubu Febrie Adriansyah Siapkan Dua Gugatan Praperadilan Hadapi Kejaksaan Agung dan PolriNakes Minta Maaf Secara Terbuka Usai Beri Komentar Nirempati Terhadap Almarhum YurizalSelisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap