apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Keuangan

Didukung Danantara, Bisnis Bullion Bank BSI Catat Lonjakan Nasabah dan Pendapatan Signifikan

Agus CahyonoDiterbitkan 30 Jul 2026 - 17.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Didukung Danantara, Bisnis Bullion Bank BSI Catat Lonjakan Nasabah dan Pendapatan Signifikan
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan luar biasa dalam bisnis bullion bank (bank emas) mereka pada pertengahan tahun 2026. Dengan dukungan dari Danantara, BSI yang memosisikan diri sebagai pelopor bank emas pertama di Indonesia ini berhasil mencatatkan peningkatan jumlah nasabah serta pendapatan berbasis komisi (fee-based income) yang sangat signifikan. Pencapaian ini memperkuat posisi BSI dalam industri keuangan syariah tanah air.

Hingga bulan Juni 2026, akumulasi jumlah nasabah yang memanfaatkan layanan bullion bank BSI dilaporkan telah melampaui angka 1,3 juta orang. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, jumlah nasabah layanan bullion ini mengalami lonjakan hingga 700 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Tidak hanya dari sisi basis nasabah, volume transaksi emas yang dikelola juga menunjukkan angka yang sangat besar. BSI tercatat telah memperdagangkan sebanyak 8,06 ton emas melalui layanan bullion bank tersebut hingga periode Juni 2026.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengungkapkan bahwa perkembangan positif ini turut memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan. Pertumbuhan nasabah yang masif tersebut mendorong fee-based income dari bisnis emas BSI melonjak hingga 712 persen secara tahunan. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi BSI dalam menghadirkan ekosistem bisnis emas yang terintegrasi, yang mencakup layanan Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion bank itu sendiri.

Baca Juga

Penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau untuk Lansia di Kota Kediri

Penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau untuk Lansia di Kota Kediri

Selain layanan bullion, kinerja segmen gadai emas juga menunjukkan performa yang solid. Hingga akhir Juni 2026, total outstanding gadai emas di BSI tercatat mencapai Rp30,5 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 80,50 persen untuk periode yang berakhir pada Juni 2026 tersebut. Tren positif ini terus berlanjut hingga bulan berikutnya. Pada periode Juli 2026, kontribusi dari seluruh ekosistem bisnis emas tersebut berhasil mendorong total fee-based income BSI mencapai kisaran Rp2,10 triliun, atau tumbuh sebesar 100 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor pendorong utama di balik tingginya minat masyarakat. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat dengan mudah memulai investasi emas dengan nominal yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp50 ribu saja. Aplikasi digital ini memfasilitasi nasabah untuk melakukan transaksi pembelian maupun penjualan emas secara real-time yang dapat diakses selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7). Di samping layanan digital, kehadiran fisik layanan emas BSI juga diperluas melalui produk BSI Gold yang kini telah tersedia di toko-toko emas resmi yang bermitra dengan BSI di berbagai sentra emas nasional.

Baca Juga

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Upaya Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik di Jawa Barat

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Upaya Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik di Jawa Barat

Meskipun kinerja bisnis emas BSI mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat hingga pertengahan tahun 2026, keberlanjutan tren positif ini di masa mendatang tentu akan bergantung pada berbagai faktor eksternal. Fluktuasi harga emas di pasar global, dinamika ekonomi makro, serta perkembangan regulasi terkait operasional bullion bank di Indonesia menjadi variabel penting yang dapat memengaruhi kinerja bisnis emas perseroan ke depannya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DanantaraemasBSIBullion BankPerbankan Syariah

Berita Terbaru Lainnya

Mengapa Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Dikategorikan sebagai Pelanggaran HAM?Pemerintah Perketat Impor Gula Rafinasi untuk Melindungi Petani Tebu LokalEra Baru Dimulai, Federasi Sepak Bola Prancis Resmi Luncurkan Logo Baru yang Lebih ModernOJK Optimistis Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Tetap Tangguh Hingga Akhir 2026BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis, Cerah Berawan di Pagi Hari dan Potensi Hujan Ringan pada Sore HariPenyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau untuk Lansia di Kota KediriProyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Upaya Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik di Jawa BaratNaik MRT Jakarta Kini Bisa Tap In Pakai Kartu Kredit

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap