Kecurigaan seorang suami di Purworejo berujung pada satu adegan yang nyaris tidak masuk akal. RW (29) mendatangi polsek setempat karena meyakini istrinya, UH (25), tengah bersama pria lain. Polisi pun mendampingi. Di sebuah rumah kos di Kecamatan Bayan, pintu terbuka dan meredakan sebagian prasangka: UH tidak sedang berselingkuh dalam pengertian konvensional. Ia berada bersama LSH (26), laki-laki yang belakangan diketahui sebagai petugas penagihan dari layanan pinjaman digital.
Fakta itu mengubah arah perkara dari dugaan perselingkuhan menjadi potret nyata bagaimana tekanan utang bisa menyusup ke ruang-ruang paling privat. Polisi menyatakan tidak ditemukan indikasi pelecehan atau tindak pidana lain. Waktu kedatangan aparat hanya berselang beberapa menit setelah keduanya masuk kamar, sehingga dugaan pelanggaran hukum gugur. Meski begitu, tembok kamar kos itu sempat menjadi saksi pertemuan yang tak lazim antara debitur, keluarganya, dan wajah pahit penagihan pinjaman online.
Investasi Manusia, Kunci Industri dari Sekolah Vokasi

Mediasi yang difasilitasi Polres Purworejo mengakhiri kisah ini secara kekeluargaan. Suami tidak membuat laporan. Selembar kesepakatan hitam di atas putih menjadi penutup: LSH tidak akan lagi menagih UH. “Mereka sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Si oknum penagih utang ini juga sepakat tidak akan melakukan penagihan lagi kepada korban,” ungkap Kasat Reskrim AKP Dwiyono. Pintu damai itu terbuka tanpa perlu menempuh jalur pidana, tetapi menyisakan tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi sebelum aparat tiba.
Di tempat terpisah, Kredivo selaku platform yang digunakan UH tak lantas berlepas tangan. Perusahaan menegaskan investigasi internal terus berjalan meski proses kepolisian sudah tuntas. Head of Marketing Indina Andamari memastikan komitmen penanganan serius, objektif, dan adil. Kredivo mengakui fasilitas pinjaman berasal dari produk KrediFazz, dan petugas penagihan yang terlibat sudah dijatuhi sanksi disipliner karena melanggar prosedur operasional. Seluruh kebijakan dan mekanisme pengawasan sedang diperkuat bersama mitra agen penagihan. Kamis, 23 Juli, manajemen Kredivo dan KrediFazz juga memenuhi panggilan OJK untuk memaparkan kronologi, temuan awal, dan langkah perbaikan tata kelola.
El Nino dan Perang Gerus Produksi Beras Dunia, Turun Pertama Kali dalam 11 Tahun

Kejadian di Purworejo ini bukan sekadar kisah satu keluarga. Ia memperlihatkan celah yang kerap timbul di tengah derasnya penetrasi pinjaman daring: standar penagihan yang rentan melampaui batas, literasi keuangan yang rendah, serta pengawasan yang masih harus merapatkan barisan. OJK dan Satgas PASTI memang kian gencar menekan pinjol ilegal, tetapi praktik di lapangan menunjukkan bahwa pelanggaran prosedur bisa menimpa platform legal sekalipun. Di satu sisi, kemudahan akses pinjaman menjawab kebutuhan darurat masyarakat; di sisi lain, tanpa pagar ganda berupa edukasi pengguna dan kepatuhan ketat kolektor, konflik akan terus lahir—kadang di balik pintu kos yang disangka perselingkuhan.






